Dukung Target Ekonomi 8 Persen, DPR dan Kadin Sepakat Perkuat Payung Hukum Lewat Revisi UU
Faktakalbar.id, JAKARTA –
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (
DPR
) RI, Puan Maharani, menerima kunjungan resmi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (
Kadin
) Indonesia, Anindya Bakrie.
Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (9/12/2025).
Baca Juga:
Kadin Dorong Program KUR Perumahan untuk Tumbuhkan Ekonomi Nasional
Agenda utama dalam pertemuan ini membahas rencana Revisi UU Kadin sebagai payung hukum yang lebih kuat bagi dunia usaha.
Puan menegaskan bahwa parlemen berkomitmen untuk membahas regulasi yang mampu memberikan proteksi maksimal, tidak hanya bagi korporasi besar, tetapi juga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Puan menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada target waktu spesifik kapan pembahasan tersebut akan dimulai. Namun, ia memastikan bahwa ketika proses legislasi berjalan, tujuannya adalah kesejahteraan rakyat.
“Belum ada targetnya kapan akan dibahas. Yang pasti nanti kalau nanti dibahas, undang-undang itu harus bisa menjadi payung yang memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Puan Maharani usai pertemuan.
Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan ini menekankan aspek inklusivitas dalam Revisi UU Kadin tersebut.
“Dalam artian seluruh pengusaha, apakah itu pengusaha besar, menengah, dan UMKM pun harus bisa menjadi terlindungi kebutuhan dari investasi ataupun usahanya,” sambungnya.
Puan meminta Kadin untuk proaktif memberikan masukan-masukan strategis sebelum draf rancangan undang-undang dibahas.
Hal ini dinilai penting agar aspirasi pengusaha dari pusat hingga daerah dapat terakomodasi dengan baik (
meaningful participation
).
“Karenanya saya tadi juga meminta kepada Ketua Umum Kadin untuk memberikan masukan-masukan terkait kebutuhan dari Kadin, untuk memberikan meaningful participation, kebutuhan dari semua pengusaha, dan kepentingan daerah yang ada di seluruh Indonesia, sebelum kemudian draf atau pembahasan dari RUU itu nantinya dibahas,” ujar Puan.
Kadin Dukung Target Ekonomi 8 Persen
Dalam kesempatan yang sama, Anindya Bakrie menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan DPR RI. Ia menegaskan komitmen Kadin untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dengan dibukanya pintu seperti ini, komunikasi akan berjalan lancar sehingga kami bisa terbuka memberikan juga masukan sebagai bukan saja dunia usaha, tapi bagian dari pada masyarakat,” ujar Anindya.
“Jadi kita bersama-sama mendukung program pemerintah untuk bisa mencapai ke tahap 8%,” lanjutnya.
Anindya menilai, Revisi UU Kadin harus memperkuat kontribusi dunia usaha terhadap perekonomian nasional serta memperluas pemberdayaan hingga ke tingkat daerah.
Baca Juga:
Setelah Dinamika Panjang, Anindya Bakrie Resmi Jabat Ketua Umum Kadin Indonesia 2024-2029
Ia menyoroti dominasi UMKM dalam struktur ekonomi Indonesia yang perlu mendapatkan perhatian lebih.
“Kadin ini juga ingin sekali pemberdayaannya itu sampai kepada masyarakat dan daerah. Karena kita ketahui 90% daripada pengusaha Indonesia itu adalah UMKM. Jadi bagaimana Kadin itu bisa lebih membumi dan juga lebih memasyarakatkan ekonominya,” imbuhnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.