faktakalbar

Dunia Serasa Berputar? Hindari 4 Hal Ini Saat Vertigo Kambuh Agar Cepat Pulih

Penulis: Redaksi Thursday, 15 January 2026 📖 2 menit
Dunia Serasa Berputar? Hindari 4 Hal Ini Saat Vertigo Kambuh Agar Cepat Pulih
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Serangan vertigo adalah pengalaman yang menakutkan. Berbeda dengan sakit kepala biasa, vertigo menciptakan ilusi gerakan di mana lingkungan sekitar terasa berputar hebat atau melayang. Kondisi ini seringkali disertai mual muntah yang menyiksa. Vertigo seringkali disebabkan oleh gangguan pada sistem keseimbangan di telinga dalam atau vestibular system . Baca Juga:   Vertigo Sering Kambuh Tiba-Tiba? Kenali 4 Kemungkinan Penyebab Utamanya Saat serangan ini datang, insting pertama kita biasanya adalah panik. Padahal, ketenangan adalah kunci. Selain meminum obat pereda pusing, ada beberapa kebiasaan yang justru bisa memperparah durasi serangan. Agar kondisi Anda tidak semakin buruk, berikut adalah 4 hal yang wajib dihindari saat vertigo sedang kambuh. 1. Melakukan Gerakan Kepala Secara Tiba-tiba Musuh utama penderita vertigo adalah perubahan posisi kepala yang cepat ( rapid head movement ). Gerakan mendongak, menunduk, atau menoleh secara mendadak dapat mengacaukan cairan endolymph di dalam telinga yang berfungsi menjaga keseimbangan. Saran: Jika Anda harus bangun dari tempat tidur, lakukanlah dengan gerakan slow motion . Miringkan badan perlahan, turunkan kaki, lalu duduk diam sejenak di tepi kasur sebelum mencoba berdiri. Hindari membungkuk untuk mengambil barang di lantai; lebih baik berjongkok perlahan dengan punggung tegak. 2. Menatap Layar Ponsel atau Membaca Saat berbaring istirahat karena pusing, banyak orang refleks mengambil ponsel untuk menghilangkan bosan ( scrolling media sosial) atau membaca buku. Ini adalah kesalahan besar. Saat vertigo, terjadi konflik sinyal antara mata dan telinga dalam. Menatap objek yang bergerak di layar atau memfokuskan mata pada teks kecil akan memicu eye strain (ketegangan mata) dan memperparah disorientasi visual. Hal ini bisa memancing rasa mual yang lebih hebat. 3. Mengonsumsi Kafein dan Garam Berlebih Apa yang Anda makan dan minum berpengaruh langsung pada cairan telinga. Hindari kopi, teh, cokelat, atau minuman berenergi saat gejala muncul. Kafein bersifat stimulant yang dapat meningkatkan detak jantung dan memperburuk sensasi berdengung ( tinnitus ) yang sering menyertai vertigo. Selain itu, hindari makanan yang terlalu asin. Garam bersifat menahan air ( water retention ). Kadar natrium yang tinggi dapat meningkatkan tekanan cairan di telinga dalam, yang justru memperparah kondisi gangguan keseimbangan. 4. Berada di Ruangan dengan Cahaya Terang Penderita vertigo seringkali menjadi sangat sensitif terhadap cahaya atau photophobia . Cahaya lampu yang terlalu terang atau silau matahari dapat membebani sistem saraf otak yang sedang berjuang menyeimbangkan tubuh. Berada di ruangan yang bising dan penuh orang juga dapat memicu sensory overload, di mana otak kewalahan memproses informasi suara dan visual, membuat pusing semakin menjadi-jadi. Saran: Segeralah mencari ruangan yang gelap, tenang, dan sunyi. Pejamkan mata Anda dan berbaringlah di permukaan yang datar tanpa bantal yang terlalu tinggi. Kapan Harus ke Dokter? Sebagian besar kasus vertigo, seperti Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV), tidak berbahaya dan bisa reda dengan istirahat. Namun, jika vertigo yang Anda rasakan disertai dengan gejala lain seperti kelumpuhan di satu sisi tubuh, kesulitan bicara ( slurred speech ), atau penglihatan ganda, segeralah mencari pertolongan medis ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena bisa jadi itu adalah tanda stroke. Menghadapi vertigo membutuhkan kesabaran. Dengan menghindari gerakan mendadak, menjauhkan gadget, dan mengatur asupan makanan, Anda membantu sistem keseimbangan tubuh untuk melakukan reset secara alami. Tetap tenang dan biarkan dunia berhenti berputar perlahan. Baca Juga:  Maag Kambuh: Kenapa Habis Makan Justru Mual Hebat dan Rasanya Mau Pingsan? Ini Jawabannya (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK