faktakalbar

Edi Kamtono Ajak Perkuat Iman Hadapi Tantangan Zaman

Penulis: Redaksi Friday, 30 January 2026 📖 2 menit
Edi Kamtono Ajak Perkuat Iman Hadapi Tantangan Zaman
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono , menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Pontianak. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Kamis (29/1/2026). Dalam kesempatan itu, Edi Kamtono menekankan bahwa peringatan Isra Mikraj memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Ia menilai peristiwa sejarah Islam ini menjadi momentum penting untuk menenangkan hati dan menguatkan iman masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan modern . Baca Juga:  Edi Kamtono Cek Kebakaran Lahan di Perbatasan Pontianak Edi menyebut tema acara “Menenangkan Hati, Menguatkan Iman di Era Penuh Ujian” sangat sesuai dengan kondisi global dan nasional saat ini. “Isra Mikraj adalah tonggak sejarah umat Islam karena di sanalah perintah salat diturunkan. Di tengah era digital saat ini, ketika arus informasi dan komunikasi begitu cepat, peringatan Isra Mikraj harus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat keimanan dan ketenangan batin,” ujar Edi. Hadapi Ketidakstabilan Global Wali Kota menjelaskan bahwa masyarakat saat ini menghadapi berbagai tekanan, mulai dari kondisi dunia yang belum stabil, bencana alam, hingga faktor ekonomi. Oleh sebab itu, Edi menganggap penguatan persaudaraan (ukhuwah) menjadi kunci menghadapi ujian tersebut. “Ini bukan hanya seremoni rutin tahunan. Isra Mikraj harus kita jadikan momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kualitas kehidupan kita, baik sebagai individu maupun sebagai keluarga dan masyarakat,” katanya. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak juga memberikan apresiasi kepada BKMT dalam membina majelis taklim di masyarakat. Edi memastikan pemerintah akan terus mendukung kegiatan keagamaan untuk membangun karakter warga. “Kolaborasi dan sinergi antara BKMT dan Pemerintah Kota Pontianak perlu terus dijaga. Majelis taklim memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas organisasi sekaligus kualitas keimanan masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua BKMT Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menyampaikan bahwa organisasinya terus melakukan transformasi. Baca Juga:  Dukung Program MBG, RSUD SSMA Pontianak Edukasi Gizi Siswa SDN 74 BKMT kini membuka diri tidak hanya bagi kaum ibu, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat termasuk kaum bapak sebagai ruang kebersamaan umat. "BKMT ingin hadir sebagai ruang yang inklusif, tempat menimba ilmu, mempererat silaturahmi, serta menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah tantangan kehidupan modern," tutur Yanieta. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK