faktakalbar

Edi Kamtono Lantik Dewas PDAM, Tekankan Peningkatan Layanan dan Penurunan Kebocoran Air

Penulis: Redaksi Saturday, 04 October 2025 📖 2 menit
Edi Kamtono Lantik Dewas PDAM, Tekankan Peningkatan Layanan dan Penurunan Kebocoran Air
Faktakalbar.id, PONTIANAK -  - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melantik jajaran Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa periode 2025-2029 di Aula PDAM, Jumat (03/10/25). Tiga anggota Dewas yang dilantik, yakni Amirullah sebagai Ketua merangkap anggota, serta Deni Nuliadi dan Mohamad sebagai anggota. Baca Juga:   Inovasi Digital Layanan Air Bersih: PDAM Kubu Raya Luncurkan Aplikasi ‘Halo Tukang Ledeng’ Dalam sambutannya, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menyampaikan bahwa peran Dewas sangat vital sebagai jembatan antara jajaran Direksi dan Kuasa Pemilik Modal (KPM), yaitu Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Dewas juga bertugas mengawasi dan memantau kinerja perusahaan, termasuk penggunaan anggaran. "Semua diarahkan agar pelayanan air bersih semakin baik demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat," ujar Edi usai pelantikan. Ia juga berpesan agar seluruh jajaran PDAM tetap berkomitmen, menjaga integritas, dan memastikan PDAM terus menjadi perusahaan yang dicintai warga Kota Pontianak. Untuk tahun ini, Edi menyoroti target utama PDAM, yaitu menurunkan angka kebocoran air, menekan tingkat kehilangan air, dan merapikan manajemen. "Kita ingin tata kelola yang lebih baik agar pelayanan makin optimal," jelasnya. Selain target jangka pendek, Pemkot Pontianak juga memiliki target jangka panjang berupa pencapaian 97 persen sambungan air bersih untuk rumah tangga hingga 2029. Menurutnya, kinerja PDAM semakin membaik, terbukti dari surplus sebesar Rp12 miliar dan dividen sebesar Rp17 miliar yang disetorkan kembali ke Pemkot. Ketua Dewas, Amirullah, mengapresiasi jajaran Dewas yang telah berperan strategis mendampingi Direksi. Ia menegaskan bahwa Dewas adalah penghubung antara KPM dan manajemen PDAM. Baca Juga:   Warga Pontianak Barat Segera Nikmati Air Bersih, Proyek IPA dan Intake PDAM Hampir Rampung "Seperti yang disampaikan Pak Wali Kota, Dewan Pengawas ini adalah jembatan. Dalam teori keagenan, Dewas berperan penting mewakili pemilik modal dalam mengawal jalannya usaha. Karena itu Dewas dituntut bekerja profesional, transparan, dan berintegritas," katanya. Amirullah menambahkan, Dewas bersama jajaran PDAM akan terus mengawal target kinerja, seperti menekan tingkat kebocoran atau non-revenue water di bawah 25 persen hingga 2029 dan memperluas cakupan layanan sambungan rumah baru. Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa, Wawan Hari Purnomo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana bisnis lima tahunan untuk memperkuat pelayanan dan menekan kebocoran air. "Saat ini cakupan layanan kita sudah mencapai 90 persen, sehingga masih ada tambahan 7 persen untuk mencapai target 97 persen pada 2029. Dalam rencana bisnis, kami menargetkan penambahan sekitar 19 ribu sambungan baru hingga 2029," ujar Wawan. Menurutnya, rata-rata distribusi air dalam satu bulan mencapai sekitar 3,4 juta meter kubik untuk 157 ribu sambungan. Jika kebocoran dapat ditekan, manfaat yang dirasakan masyarakat juga akan lebih besar. Dengan sinergi antara Pemkot, Dewas, dan jajaran PDAM, target-target tersebut diharapkan dapat tercapai, sekaligus menghadirkan layanan air bersih yang lebih baik bagi warga. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK