Wali Kota Fokus Konektivitas Infrastruktur Pontianak Tenggara, Inner Ring Road Segera Dikebut
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Wali
Kota Pontianak
,
Edi Rusdi Kamtono
menegaskan bahwa peningkatan kualitas keterhubungan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kota Pontianak, khususnya di wilayah
Kecamatan Pontianak Tenggara
.
Baca Juga:
Bertabur Cashback dan Hadiah, Transera Hotel Pontianak Gelar Wedding Exhibition di Ayani Mega Mall
Hal ini disampaikan Edi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Pontianak Tenggara di Hotel Mercure, Kamis (05/2/2026).
Menurut Edi, kawasan Pontianak Tenggara memiliki peran strategis karena didukung banyak fasilitas penting, mulai dari perkantoran pemerintah pusat dan provinsi, lembaga vertikal, pusat ekonomi, pendidikan, hingga kawasan perumahan yang mayoritas dihuni masyarakat menengah ke atas.
“Secara infrastruktur, jalan-jalan di Pontianak Tenggara relatif sudah mantap. Namun memang masih ada beberapa ruas yang belum bisa kita intervensi karena terkendala persoalan lahan,”
ujarnya.
Edi mencontohkan beberapa titik seperti Jalan Gang Amali dan Jalan Aloevera yang hingga kini belum dapat ditingkatkan secara optimal akibat persoalan status lahan.
Meski demikian, untuk jalan-jalan utama, Pemkot Pontianak terus melakukan peningkatan, terutama untuk mendukung jaringan
inner ring road
.
Baca Juga:
Sambut Ramadan, Golden Tulip Pontianak Hadirkan Sensasi Buka Puasa ‘The Night of Maroccans’ dan Doorprize Sepeda Listrik
Wali Kota memaparkan rencana pembangunan
inner ring road
yang akan dimulai dari kawasan Paris II menuju Jalan Perdana, sebagai terusan dari Jalan Harapan Jaya dan Cahaya Baru.
Selain itu, pembangunan Jalan Perdana hingga Sepakat II juga akan dilanjutkan guna memperlancar arus lalu lintas.
“Kepadatan lalu lintas di Pontianak Tenggara cukup tinggi karena banyak pusat kegiatan, mulai dari perkantoran, sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga keberadaan Universitas Tanjungpura dengan puluhan ribu mahasiswa,”
jelasnya.
Pemerintah Kota juga terus melakukan pelebaran ruas-ruas jalan rawan macet, seperti Jalan Paris II yang telah dilebarkan melalui perubahan anggaran.
Tahun ini, pelebaran sejumlah jembatan dan pembangunan trotoar secara bertahap juga terus dikerjakan.
Selain jalan kota, Edi menyebut pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait pelebaran Jalan Adi Sucipto dan Imam Bonjol yang berstatus jalan provinsi.
“Kita siap melebarkan hingga enam meter kiri dan kanan, termasuk penataan ulang drainase dan penghijauan,
” tegasnya.
Melalui Musrenbang ini, Edi berharap seluruh usulan masyarakat dapat dirumuskan secara realistis dan terintegrasi.
Dengan demikian, pembangunan infrastruktur jalan di Pontianak Tenggara diharapkan benar-benar menjawab kebutuhan mobilitas warga dan mendukung pertumbuhan kota secara berkelanjutan.
(FR)
Tag:
#Edi Rusdi Kamtono
#Pontianak Tenggara
#Musrenbang Pontianak
#infrastruktur jalan
#Inner Ring Road
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.