faktakalbar

Enam Bulan Setelah Pelantikan Gubernur Tetap Fokus di Tengah Residu Pasca Pilgub

Penulis: Redaksi Monday, 22 September 2025 📖 1 menit
Enam Bulan Setelah Pelantikan Gubernur Tetap Fokus di Tengah Residu Pasca Pilgub
Faktakalbar.id, OPINI - Enam bulan sudah sejak Gubernur Kalbar, Ria Norsan , resmi dilantik. Namun, residu politik pasca pilgub rupanya belum benar-benar mereda. Fitnah, hoaks, bahkan kasus lama yang sudah berulang kali terbantahkan, terus digoreng di ruang publik. Baca Juga: MASIHKAH KITA LAPAR? Siklus informasi semacam ini bukan hanya menguras energi masyarakat, tetapi juga memperlihatkan betapa kerasnya kompetisi politik yang menyisakan jejak panjang. Dalam situasi seperti ini, Ria Norsan memilih untuk tidak larut. Ia tetap menegakkan prioritas: membangun Kalbar . Pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta penguatan ekonomi daerah menjadi agenda yang terus dikerjakan tanpa banyak menoleh ke riuh isu. Sikap ini patut diapresiasi, sebab seorang pemimpin diuji bukan hanya oleh lawan politik, tetapi juga oleh kemampuannya menjaga fokus di tengah gangguan. Baca Juga: Gaya Kepemimpinan Ria Norsan Tuai Pujian Wamentan Residu politik memang hampir selalu terjadi setelah pesta demokrasi. Namun, jika dibiarkan berlarut, masyarakatlah yang paling dirugikan. Maka menjadi tugas bersama untuk menyalurkan energi politik itu ke arah yang lebih produktif: mengawasi, mengkritisi dengan data, serta memberi masukan konstruktif, bukan terjebak pada pengulangan narasi lama yang melelahkan. Kalbar membutuhkan iklim sosial-politik yang sehat agar pembangunan bisa berlari lebih kencang. Fokus Gubernur seharusnya juga menjadi fokus kita bersama: bagaimana menghadirkan kesejahteraan yang lebih nyata bagi masyarakat. Oleh : Mei Purwowidodo Disclaimer: Artikel ini adalah opini pribadi penulis. Isi dan pandangan yang disampaikan dalam tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan atau kebijakan redaksi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK