faktakalbar

Film "ATI" Sineas Kalbar Raih Penghargaan Sinematografi Terbaik di Roma

Penulis: Redaksi Thursday, 16 October 2025 📖 1 menit
Film "ATI" Sineas Kalbar Raih Penghargaan Sinematografi Terbaik di Roma
Faktakalbar.id, NASIONAL  - Film pendek vertikal “ ATI ” karya sineas muda asal Kalimantan Barat berhasil menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan Best Cinematography pada ajang Vertical Movie Festival 2025 yang digelar di La Casa del Cinema, Roma, Italia, pada Sabtu (4/10/25). Film yang lahir dari ajang Anti-Corruption Film Festival ( ACFFEST ) KPK 2024 ini disutradarai oleh Arfiyan Dewa dan diproduseri oleh Retno Okta Martia. Baca Juga:   Lingkaran Korupsi Emas Antam Terkuak, KPK Tetapkan Perusahaan Ini Tersangka Dengan durasi enam menit, "ATI" mengangkat isu gratifikasi ilegal di dunia pendidikan melalui kisah jenaka yang berlatar di sebuah warung durian di Nanga Tayap . Sebelumnya, film “ATI” juga terpilih sebagai finalis dalam dua kategori pada festival yang sama, yaitu Best Cinematography dan Best Film. Selain itu, karya ini juga berhasil masuk dalam seleksi resmi di Knowmad Short Film Festival Jerman serta Tijuana Vertical Film Festival Meksiko. “ATI” merupakan salah satu dari tiga proposal Ide Konten yang didanai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kategori Vertical Movie. Baca Juga:   KPK Sita 18 Aset Baru dalam Kasus Pemerasan RPTKA Kemenaker, Total Jadi 44 Aset Film ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi dengan Direktorat Pelayanan Publik dan Gratifikasi KPK. Meskipun belum ditayangkan secara daring karena masih dalam masa kompetisi internasional, KPK berencana akan merilis film ini kepada publik pada awal 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas kampanye antikorupsi melalui media kreatif. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK