faktakalbar

Fokus Pembangunan 2026, Pemprov Kalbar Prioritaskan Jalan Rusak dan Layanan Kesehatan

Penulis: Redaksi Tuesday, 06 January 2026 📖 2 menit
Fokus Pembangunan 2026, Pemprov Kalbar Prioritaskan Jalan Rusak dan Layanan Kesehatan
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) memulai tahun 2026 dengan komitmen kuat untuk melanjutkan tren positif pembangunan. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan , menetapkan dua fokus utama kinerja pemerintahannya tahun ini, yakni percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Baca Juga: Daftar Nama 26 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Kalbar yang Dilantik Hari Ini Hal tersebut disampaikan Ria Norsan usai memimpin Apel Awal Tahun 2026 bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Gubernur, Senin (5/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi stabilitas ekonomi daerah yang terjaga sepanjang tahun lalu. "Atas nama pemerintah, saya bersyukur atas capaian ekonomi di tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat dilaporkan terus menunjukkan tren kenaikan, dibarengi dengan tingkat inflasi yang tetap terjaga dan stabil," ujar Ria Norsan. Kejar Target Peringkat Dua di Kalimantan Meski ekonomi stabil, Gubernur menyoroti posisi IPM Kalbar yang masih perlu didorong naik secara signifikan. Ia mengakui, walaupun terjadi kenaikan pada tahun 2025, angka IPM Kalbar masih berada di papan bawah dibandingkan provinsi lain di pulau Kalimantan. Oleh karena itu, target ambisius dipasang untuk mengejar ketertinggalan tersebut. "Target kita pada akhir masa jabatan di tahun 2030 adalah IPM kita tidak lagi terbelakang di antara lima provinsi di Kalimantan. Setidaknya kita menargetkan posisi nomor dua setelah Kalimantan Timur," tegasnya. Untuk merealisasikan peningkatan IPM tersebut, Pemprov Kalbar akan menerapkan strategi kolaboratif lintas sektor. Ria Norsan menekankan pentingnya sinergi antar-instansi. "Untuk mencapai target ambisius ini, Pemprov akan melakukan upaya 'keroyokan' dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat melalui PKK hingga ke tingkat pedesaan. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan secara merata," jelasnya. Prioritas Infrastruktur Jalan Selain aspek SDM, sektor fisik juga menjadi atensi utama. Pemprov Kalbar tengah memacu penyelesaian enam ruas jalan strategis. Baca Juga: Sambut KUHP Nasional, Kejati dan Pemprov Kalbar Teken MoU Penerapan Pidana Kerja Sosial Fokus saat ini tertuju pada jalur Sukadana – Teluk Batang yang diproyeksikan rampung sebelum Agustus 2026 guna menunjang perhelatan MTQ. Selain itu, akses Perawas – Pontianak menuju Kayong Utara juga terus digenjot pengerjaannya. "Jika jalur ini terhubung sempurna, waktu tempuh dari Pontianak ke Kayong Utara diperkirakan dapat dipangkas secara signifikan hingga hanya memakan waktu sekitar 6 jam saja," terang Ria Norsan. Menutup arahannya, Gubernur memberikan peringatan keras terkait kedisiplinan pegawai di hari kerja pertama tahun 2026. Pihaknya berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan kehadiran ASN. "Bagi ASN yang absen tanpa keterangan atau bolos di hari pertama ini, tentu akan kita ambil tindakan tegas, mulai dari pemberian hukuman ringan sebagai peringatan awal," pungkasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK