faktakalbar

Forum Konsultasi Publik RPJMD Pontianak 2025-2029: Merancang Peta Jalan Menuju Kota Maju dan Sejahtera

Penulis: Redaksi Thursday, 06 March 2025 📖 3 menit
Forum Konsultasi Publik RPJMD Pontianak 2025-2029: Merancang Peta Jalan Menuju Kota Maju dan Sejahtera
PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pontianak Tahun 2025-2029. Forum ini menjadi langkah strategis untuk menyusun arah pembangunan kota yang berlandaskan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono - Bahasan, serta menampung aspirasi masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang inklusif dan tepat sasaran. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan bahwa RPJMD merupakan dokumen perencanaan strategis yang menjadi pedoman pembangunan Kota Pontianak selama lima tahun ke depan. “RPJMD ini disusun berdasarkan visi dan misi pemerintahan, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, partisipasi semua pihak sangat diperlukan dalam perumusan rencana pembangunan ini,” ujar Edi saat membuka forum tersebut, Rabu (5/3/2025). Baca Juga: Pemerintah Kota Pontianak Pastikan Kebijakan Efisiensi Anggaran Tanpa Mengorbankan Pelayanan Publik Dalam kesempatan itu, Edi menyampaikan visi pembangunan Kota Pontianak 2025-2029, yakni "Kota Pontianak Maju, Sejahtera, Berwawasan Lingkungan yang Humanis." Visi ini menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, kesejahteraan yang merata, serta pembangunan yang ramah lingkungan dan berlandaskan nilai kemanusiaan. Sebagai langkah strategis dalam mencapai visi tersebut, Pemkot Pontianak menetapkan beberapa misi utama dalam RPJMD 2025-2029, di antaranya: Penguatan Infrastruktur Kota – Meningkatkan konektivitas, efisiensi layanan publik, serta keberlanjutan lingkungan. Inovasi dalam Tata Kelola Pemerintahan – Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk transparansi, efisiensi, dan kualitas layanan publik. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia – Memperluas akses dan mutu pendidikan, layanan kesehatan, serta pengembangan keterampilan tenaga kerja. Mendorong Perekonomian yang Inklusif dan Inovatif – Mendukung UMKM, industri kreatif, dan sektor ekonomi berbasis teknologi untuk meningkatkan daya saing daerah. Menjadikan Pontianak Kota Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan – Mengembangkan program penataan kota yang harmonis dalam keberagaman budaya. Edi menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi juga komitmen bersama untuk membangun Kota Pontianak yang lebih maju. “Dengan perencanaan yang matang, berbasis visi yang jelas, serta partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, saya yakin kita dapat mewujudkan Kota Pontianak yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan. Ini adalah kerja bersama, dan kami mengundang semua pihak untuk ikut serta dalam perwujudannya,” tegasnya. Baca Juga: Konten Kreator Riezky Kabah Dipanggil Polda Kalbar Usai Video Hina Guru Viral Sementara itu, Plt Kepala Bapperida Pontianak, Sidig Handanu, menjelaskan sejumlah indikator makro ekonomi yang menjadi dasar dalam penyusunan RPJMD. Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak pada tahun 2024 mencapai 5,03%, meningkat dari 4,76% pada tahun sebelumnya. Laju inflasi mengalami penurunan dari 2,61% menjadi 1,58%, mencerminkan daya beli masyarakat yang lebih stabil. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 82,22 pada tahun 2024, yang menunjukkan kemajuan dalam kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. “Untuk itu, kami menawarkan beberapa program prioritas dalam rancangan awal RPJMD 2025-2029,” kata Sidig Handanu. Beberapa program prioritas tersebut meliputi: Peningkatan kualitas pelayanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial. Mewujudkan universal health coverage dan percepatan penurunan angka stunting. Program makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan pesantren serta bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil. Penanggulangan penyakit TBC. Peningkatan kemandirian keuangan daerah dan ketahanan pangan. Peningkatan akses hunian layak bagi rumah tangga miskin. Pembangunan infrastruktur yang hijau, berkelanjutan, dan humanis. Penanganan genangan serta peningkatan sarana dan prasarana olahraga dan pariwisata. Peningkatan produktivitas UMKM melalui pembangunan rumah packaging, perizinan, sertifikasi halal, dan pemasaran. Pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, dan penataan tempat pembuangan akhir sampah. Forum Konsultasi Publik ini ditujukan untuk dapat menghasilkan masukan yang konstruktif untuk menyempurnakan RPJMD 2025-2029, sehingga dapat mengakomodasi kebutuhan dan aspirasi masyarakat dalam pembangunan Kota Pontianak ke depan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK