Gaji Tak Jelas, Empat Pengurus Kopdes Merah Putih di Kubu Raya Mengundurkan Diri Serentak
Faktakalbar.id, KUBU RAYA –
Krisis kepemimpinan tengah melanda
Koperasi Desa Merah Putih
(KDMP) di Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya,
Kabupaten Kubu Raya
.
Empat orang pengurus inti dilaporkan mengundurkan diri secara serentak, menyisakan tanda tanya besar bagi kelangsungan organisasi.
Baca Juga:
Sujiwo Luncurkan 123 Kopdes Merah Putih di Kubu Raya
Keempat posisi vital yang kosong tersebut adalah sekretaris, ketua bidang anggota, ketua bidang usaha, dan bendahara.
Akibatnya, kini hanya tersisa ketua umum seorang diri untuk menjalankan roda organisasi koperasi yang baru terbentuk pada 28 April 2025 lalu.
Ketidakpastian Insentif Jadi Pemicu
Kepala Desa Parit Baru, Musa, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengawas KDMP, mengungkapkan bahwa keputusan pengunduran diri ini dipicu oleh tidak adanya kejelasan terkait insentif atau gaji bagi para pengurus.
Menurutnya, masalah ini telah menjadi pertanyaan selama lima bulan terakhir.
Meskipun demikian, Musa menegaskan bahwa ia tidak memiliki wewenang untuk menentukan besaran insentif, dan aturan yang ada pun belum mengaturnya secara spesifik.
“Sudah lima bulan berjalan, mereka menanyakan soal insentif kepada saya. Tapi saya tidak bisa menjawab karena itu bukan kewenangan saya. Aturan juga tidak mengatur soal insentif pengurus koperasi,” kata Musa kepada Rabu (27/8/2025).
Musa mengakui, terlepas dari ketidakpastian hak tersebut, keempat pengurus tersebut telah menunjukkan kinerja yang baik.
Baca Juga:
Pemkab Sambas Dorong Kopdes Merah Putih Jalin Kemitraan dengan Perusahaan Besar
Salah satu buktinya adalah keberhasilan mereka dalam merekrut hingga 80 anggota koperasi.
Namun, persoalan hak yang tak kunjung menemui titik terang membuat para pengurus koperasi mundur dari jabatannya.
Musa menyatakan tidak bisa berbuat banyak untuk menahan keputusan mereka, karena hal tersebut merupakan hak setiap individu.
“Saya tidak bisa menahan mereka, itu hak mereka. Saya persilakan saja kalau mau mengundurkan diri,” jelasnya.
Kondisi ini menempatkan KDMP di persimpangan jalan, di mana nasib dan operasional koperasi kini bergantung sepenuhnya pada satu orang pimpinan yang tersisa.
Baca Juga:
Bahlil Buka Peluang Kopdes Merah Putih Kelola Tambang, Ini Syaratnya
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.