faktakalbar

Gandeng Optik Bintang Terang, Rangkaian Agenda Ulang Tahun Aston dengan Aksi Sosial Cek Mata Gratis

Penulis: Redaksi Wednesday, 24 September 2025 📖 2 menit
Gandeng Optik Bintang Terang, Rangkaian Agenda Ulang Tahun Aston dengan Aksi Sosial Cek Mata Gratis
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Momen istimewa perayaan hari jadi Aston Pontianak Hotel dan Transera diwarnai dengan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Bekerja sama dengan Optik Bintang Terang dan Palang Merah Indonesia (PMI), Aston menggelar layanan pemeriksaan mata gratis di area hotel pada Selasa (23/9/2025). Baca Juga:   Stok Darah PMI Pontianak Punya 83 Kantong, Optimis Target 100 Kantong Tercapai Lewat Aksi Donor Aston dan Transera Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun hotel, sekaligus menandai kolaborasi perdana antara Aston dan Optik Bintang Terang. Meliana, pemilik optik tersebut, menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi utamanya untuk mengedukasi masyarakat. "Tujuan utama kami mensosialisasikan, karena selama ini citranya ke optik itu mahal, larinya suka ke online. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membuktikan bahwa penglihatan yang terkoreksi dengan baik bisa didapat dengan harga terjangkau," jelasnya. Lebih jauh, Meliana merinci beberapa risiko fatal yang sering diabaikan konsumen saat tergiur harga murah kacamata online. "Salah satu risiko terbesar adalah ketidaksesuaian titik fokus. Kalau kita berharap ke online, ya titik fokusnya tidak ada atau tidak presisi," tegasnya. Ia menjelaskan bahwa setiap orang memiliki jarak pupil (Pupillary Distance/PD) yang berbeda, dan jika titik fokus lensa tidak pas dengan pusat pupil, dampaknya bisa serius. "Bukannya membantu, kacamata malah bisa menyebabkan pusing, sakit kepala, mata lelah, bahkan penglihatan ganda,"  tambah Meliana. Risiko kedua adalah kualitas lensa yang tidak terjamin. Konsumen sering kali tidak mengetahui material lensa yang digunakan, ada atau tidaknya lapisan pelindung anti-radiasi dan UV, serta akurasi ukuran minus atau plus pada lensa. "Kita hanya terima bersih tanpa tahu kualitasnya. Mau dikomplain juga tidak bisa kalau sudah dipakai," lanjut Meliana. "Masalah terbesar adalah tidak adanya layanan purnajual . Jika kacamata terasa tidak nyaman, salah ukuran, atau cepat rusak, konsumen tidak bisa berbuat apa-apa dan akhirnya rugi," sambungnya lagi saat diwawancarai, Selasa, (23/9/2025) Hal inilah yang menurutnya membedakan optik profesional. "Di kami, pemeriksaannya dua tahap, ada pemeriksaan komputer dan divalidasi dengan keahlian optometris . Ada penanggung jawab ahli yang memastikan semuanya presisi dan nyaman untuk pelanggan," tutupnya, seraya menambahkan bahwa kacamata berkualitas di tempatnya bisa didapatkan mulai dari harga Rp200.000. Baca Juga:  Aston Pontianak Ajak Warga Jadi Pahlawan Kemanusiaan Melalui Aksi Donor Darah (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK