faktakalbar

GAPENSI Kalbar Dorong Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Jelang Proyek 2025

Penulis: Redaksi Friday, 04 July 2025 📖 1 menit
GAPENSI Kalbar Dorong Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Jelang Proyek 2025
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang bersumber dari APBN dan APBD pada tahun anggaran 2025. Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia ( GAPENSI ) Kalimantan Barat terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor jasa konstruksi. Saat ini, perusahaan-perusahaan jasa konstruksi yang tergabung dalam GAPENSI Kalbar tengah mempersiapkan tenaga kerja profesional mereka untuk mengikuti proses sertifikasi kompetensi kerja. Baca Juga: GAPENSI Dukung Kolaborasi KADIN dan Gubernur Kalbar Bangun Dunia Usaha Sertifikasi ini dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Gamana Kalbar Mandiri yang berlokasi di Graha GAPENSI, Jalan Uray Bawadi No. 69, Pontianak, pada Kamis (3/7/2025). Langkah ini menjadi bukti keseriusan GAPENSI Kalbar dalam memastikan bahwa setiap anggotanya yang akan menerima kontrak kerja konstruksi pada 2025 telah mengantongi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Menurut GAPENSI Kalbar dalam keterangan resminya, tenaga kerja yang kompeten tidak hanya menunjang keberhasilan proyek, tetapi juga menjadi penentu utama dalam menjamin kualitas dan keselamatan kerja di lapangan. Baca Juga: HUT KE-66 GAPENSI: “Sinergi Membangun Negeri” Karena itu, peningkatan kompetensi SDM dipandang sebagai langkah strategis yang harus terus dilakukan. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, GAPENSI Kalbar berharap sektor jasa konstruksi di wilayah ini dapat terus tumbuh secara profesional dan kompetitif, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan di tahun 2025.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK