faktakalbar

Gas Elpiji Langka,Warga Terentang Datangi Mapolsek

Penulis: Redaksi Saturday, 11 November 2023 📖 1 menit
Gas Elpiji Langka,Warga Terentang Datangi Mapolsek
Kubu Raya– Warga Kecamatan Terentang dari beberapa Desa datangi Mapolsek Terentang terkait kelangkaan Gas Elpiji karena ditahan di Mapolsek Terentang. Keresahan tersebut berawal ketika ibu-ibu Rumah tangga mencari  gas Elpiji ke beberapa toko dan warung yang biasa mereka beli namun tidak mendapatkannya. Informasi diperoleh dari Mimi salah satu warga Desa Radak Terentang Gas Elpiji tersebut hilang dari peredaran karena ditahan di Mapolsek Terentang. “Elpiji dimana-mana diseluruh warung Radak ndak ada, sama anggota Polsek di razia ndak tahu kenapa, kasihan ibu-ibu yang mau masak cari Elpigi ndak ada,” ucap Mimi. Warga Terentang kesulitan mencari tabung gas Elpiji, setelah mencari dari satu warung ke warung lain ternyata memang tidak ada alias kosong semua karena infonya tabung gas Elpiji disita oleh Polisi, karena resah warga pun mendatangi Mapolsek Terentang untuk meminta Elpiji dikembalikan karena sangat dibutuhkan warga. Dari informasi diperoleh media ini, hal ini berawal dari pergantian personil di Polsek Terentang yang kemudian melakukan Patroli dan razia, namun yang membuat resah masyarakat akibat hal tersebut masyarakat merasa terganggu dan terhambat kebutuhan sehari-hari. Hal yang sama disampaikan warga Terentang lainnya yang meminta untuk tidak dicantumkan namanya, ia meminta aparat kepolisian untuk bertindak bijak dan tidak membuat masyarakat resah dengan hal ini. “Selama ini tidak ada masalah dan semua baik-baik saja namun kali ini kami merasa resah dan gaduh, kami berharap aparat kepolisian dan Pemerintah Daerah dapat menyelesaikan masalah ini, masak kami harus beraktifitas masak memasak kembali menggunakan kayu bakar karena gas Elpiji tidak ada dijual karena  ditangkapi polisi,” tambah Warga yang meminta untuk tidak disebutkan namanya. (rfk/*r)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK