faktakalbar

Gejolak Internal NasDem: Rusdi Masse Mundur dari DPR, Sahroni Sebut Sinyal Gabung PSI

Penulis: Redaksi Friday, 23 January 2026 📖 1 menit
Gejolak Internal NasDem: Rusdi Masse Mundur dari DPR, Sahroni Sebut Sinyal Gabung PSI
Faktakalbar.id, NASIONAL – Peta politik di Senayan kembali bergejolak. Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rusdi Masse Mappasessu, secara mengejutkan memutuskan mundur sebagai kader Partai NasDem. Langkah ini otomatis melepaskan jabatannya di parlemen, meninggalkan kursi pimpinan komisi hukum yang sebelumnya ia ambil alih dari Ahmad Sahroni. Kabar mundurnya Rusdi dibenarkan langsung oleh Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni. Baca Juga:  Berlangsung Sebulan Lebih, Dua Ekskavator Dikerahkan Ratakan Lahan Rumah Sahroni Ia mengonfirmasi bahwa surat pengunduran diri tersebut telah dikirimkan ke kantor DPP Partai NasDem di Cikini, Jakarta. "Benar," ujar Sahroni singkat saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026). Keputusan ini memicu spekulasi mengenai arah politik Rusdi selanjutnya. Sahroni menyebut bahwa koleganya tersebut kemungkinan besar akan mengikuti jejak mantan politisi NasDem lainnya, Ahmad Ali, yang telah lebih dulu menyeberang ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). "Dugaan saya demikian," kata Sahroni mengenai potensi Rusdi bergabung dengan partai yang dipimpin Kaesang Pangarep tersebut. Instabilitas Kursi Pimpinan Komisi III Mundurnya Rusdi Masse menambah catatan ketidakstabilan di kursi pimpinan Komisi III dari Fraksi NasDem. Sebagai catatan, Rusdi baru saja menjabat menggantikan posisi Ahmad Sahroni yang dinonaktifkan partai dan dijatuhi sanksi nonaktif selama enam bulan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pasca gelombang demonstrasi di DPR pada Agustus 2025. Namun, kinerja Rusdi selama menggantikan Sahroni turut menjadi sorotan. Selama dua kali masa sidang sejak akhir 2025 hingga awal 2026, Rusdi dilaporkan jarang terlihat memimpin rapat di komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan tersebut. Terkait kekosongan kursi yang ditinggalkan Rusdi, mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) akan segera diproses. Sahroni menegaskan bahwa keputusan mengenai siapa penggantinya berada penuh di tangan pimpinan pusat partai. "Itu semua keputusan dari Ketua Umum NasDem," tegas Sahroni. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Rusdi Masse maupun elite PSI terkait kepastian perpindahan perahu politik tersebut. Baca Juga:  Pekerja Berseragam Partai Biru Terlihat di Lokasi Pembongkaran Rumah Sahroni (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK