Buka Pasar Murah, Karolin Justru 'Tantang' Warga Air Besar Manfaatkan Pekarangan Rumah
Faktakalbar.id, LANDAK -
Di tengah antusiasme warga menyerbu kebutuhan pokok dengan harga miring, Bupati
Landak
,
Karolin Margret Natasa
, justru menyisipkan pesan krusial tentang kemandirian ekonomi.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terlena dengan program subsidi, melainkan terus memacu produktivitas pertanian dan memaksimalkan fungsi lahan pekarangan rumah, Jumat (21/11/25).
Baca Juga:
Simpan Belasan Paket di Lemari, Wanita Terduga Pengedar Sabu di Ngabang Diringkus Polres Landak
Pernyataan tegas ini disampaikan Karolin saat membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Dusun Meroba,
Desa Sepangah
, Kecamatan Air Besar.
Menurutnya, meski pemerintah terus menggulirkan intervensi pasar untuk menekan inflasi, kunci utama ketahanan pangan nasional tetap berada di tangan masyarakat yang produktif.
"Ingatkan masyarakat agar tetap kembangkan usaha pertanian serta manfaatkan pekarangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional,"
ujar Karolin di hadapan ratusan warga.
Karolin menilai, Kabupaten Landak memiliki potensi agraris yang besar.
Oleh karena itu, ia mendorong agar setiap jengkal tanah, termasuk pekarangan rumah, dapat diubah menjadi lahan produktif yang menghasilkan sumber pangan mandiri bagi keluarga.
Meski demikian, kehadiran GPM ini tetap menjadi angin segar bagi warga Desa Sepangah. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menyediakan berbagai komoditas vital yang dijual jauh lebih murah dari harga pasar.
Baca Juga:
Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan 9 Lapak di Jembatan Baru Ngabang
Barang-barang yang diserbu warga antara lain beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula pasir, minyak goreng, bawang merah dan putih, tepung terigu, mentega, hingga telur ayam kemasan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting guna memastikan distribusi berjalan lancar, di antaranya Wakapolres Landak, perwakilan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Kumindag), Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (PPKP), Camat Air Besar beserta jajaran Forkopimcam, serta Kepala Desa Sepangah.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.