faktakalbar

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kayong Utara, Nahkoda Speedboat Ditegaskan Jangan Nekat Berlayar

Penulis: Redaksi Monday, 08 December 2025 📖 1 menit
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kayong Utara, Nahkoda Speedboat Ditegaskan Jangan Nekat Berlayar
Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Ancaman cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan Kalimantan Barat membuat pengawasan di jalur transportasi laut diperketat. Di Kabupaten Kayong Utara, peringatan keras dikeluarkan bagi para operator jasa angkutan air agar tidak memaksakan keberangkatan jika kondisi alam tidak bersahabat. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode Kamis, (4/12/2025) – Minggu, (7/12/2025), wilayah pesisir Kalimantan Barat, termasuk Kayong Utara, masuk dalam zona waspada . Potensi hujan lebat disertai angin kencang diprediksi memicu gelombang laut kategori "Tinggi" yang bisa mencapai 2,5 hingga 4,0 meter di beberapa titik perairan Kalbar. Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Hari Ini di Kalimantan Barat, Sebagian Besar Berawan dengan Hujan Ringan Pengecekan Ketat di Teluk Melano Merespons situasi ini, pemeriksaan fisik terhadap armada angkutan dilakukan secara intensif di Pelabuhan Speedboat Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Minggu (7/12/2025). Fokus utama pemeriksaan bukan hanya dokumen, melainkan ketersediaan alat keselamatan vital seperti jaket pelampung ( life jacket ) dan kotak P3K. Aparat kepolisian sektor setempat menekankan kepada para nahkoda dan penumpang bahwa cuaca di laut saat ini sangat dinamis. Meskipun data maritim sesaat menunjukkan gelombang di kisaran 0,6–0,8 meter, perubahan drastis bisa terjadi sewaktu-waktu akibat angin kencang. Nyawa Lebih Mahal dari Jadwal "Jangan memaksakan keberangkatan ketika cuaca atau kondisi laut tidak mendukung. Risiko kecelakaan laut sangat tinggi dalam kondisi seperti ini," tegas petugas di lapangan kepada para operator kapal. Masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut diminta untuk terus memantau kanal informasi resmi BMKG sebelum memutuskan bepergian. Jika terjadi situasi darurat di perairan, warga diimbau segera menghubungi layanan darurat 110. Hingga Minggu siang, aktivitas di Pelabuhan Teluk Melano terpantau masih berjalan, namun dengan kewaspadaan tingkat tinggi. Penumpang pun diingatkan untuk tidak menawar soal keselamatan dan wajib mengenakan pelampung selama pelayaran berlangsung. Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Mengintai Perairan Kayong Utara, Polisi dan Dishub Perketat Izin Layar Speedboat (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK