faktakalbar

Gempa M 5,7 Guncang Poso: Ratusan Rumah Rusak, 2.011 Jiwa Mengungsi

Penulis: Redaksi Saturday, 26 July 2025 📖 2 menit
Gempa M 5,7 Guncang Poso: Ratusan Rumah Rusak, 2.011 Jiwa Mengungsi
Faktakalbar.id, NASIONAL - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,7 yang mengguncang Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah pada Kamis (24/7/2025) malam, menyisakan dampak kerusakan yang signifikan. Ratusan bangunan dilaporkan rusak dan ribuan warga terpaksa mengungsi untuk mencari tempat yang lebih aman. Hingga Jumat (25/7/2025) pagi, upaya pendataan dan penanganan darurat terus dilakukan oleh pemerintah daerah dibantu oleh tim dari pusat. Baca Juga: BNPB Catat Gempa, Banjir, dan Karhutla 16 Juli 2025 Guncangan gempa yang berpusat di darat dengan kedalaman 10 km ini dirasakan kuat oleh warga, memicu kepanikan dan kerusakan di sejumlah wilayah. Menurut data terkini yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso per Jumat pukul 10.00 WIB, total rumah yang mengalami kerusakan telah mencapai 106 unit. Rinciannya meliputi 14 unit rumah rusak berat dan 92 unit lainnya mengalami rusak ringan. Selain bangunan tempat tinggal, guncangan juga merusak masing-masing satu unit fasilitas pendidikan dan fasilitas ibadah dalam kategori rusak ringan. BPBD setempat juga melaporkan bahwa dampak gempa bumi di Poso telah menyebabkan empat orang warga mengalami luka-luka ringan. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, jumlah warga yang memilih mengungsi untuk sementara waktu tercatat sebanyak 609 KK atau total 2.011 jiwa, tersebar di beberapa titik aman. Wilayah yang teridentifikasi paling terdampak berada di empat desa dari dua kecamatan berbeda, yaitu Desa Tokilo, Tindoli, dan Tolambo di Kecamatan Pamona Tenggara, serta Desa Pendolo di Kecamatan Pamona. Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) telah merespons cepat dengan mengirimkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Poso, khususnya dalam manajemen informasi dan koordinasi penanganan darurat. Baca Juga: Gempa Probolinggo dan Karhutla Sumatera: Rangkuman Bencana Terkini dari BNPB Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB juga terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi langsung dengan BPBD setempat untuk memastikan penanganan berjalan lancar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa aktivitas gempa susulan masih terus terjadi. Hingga Jumat pukul 11.00 WITA, telah terekam sebanyak 103 kali gempa susulan. Kekuatan gempa susulan terbesar mencapai M 5,5, sedangkan yang terkecil berada pada M 1,8. Fenomena ini menunjukkan bahwa kondisi tektonik di wilayah tersebut masih aktif pasca gempa utama. Menyikapi dampak gempa bumi di Poso dan potensi bahaya lanjutannya, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa waspada dan siaga. Warga diminta untuk tidak kembali ke rumah sebelum ada kepastian mengenai keamanan struktur bangunan dari pihak berwenang. Baca Juga: BNPB: Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia dalam 24 Jam Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh berita bohong atau hoaks yang mungkin beredar, dan selalu mencari informasi dari sumber yang terpercaya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK