faktakalbar

Genjot Ekspor Arwana Kalbar, Gubernur Ria Norsan Janji Pangkas Birokrasi Perizinan Angkut

Penulis: Redaksi Thursday, 02 April 2026 📖 2 menit
Genjot Ekspor Arwana Kalbar, Gubernur Ria Norsan Janji Pangkas Birokrasi Perizinan Angkut
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat , Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk memacu nilai ekspor arwana Kalbar atau ikan siluk ke pasar internasional. Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh Ria Norsan saat menerima audiensi jajaran pengurus Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) di Ruang Kerja Gubernur, Kota Pontianak, Selasa (31/3/2026). Baca Juga: Permintaan Imlek Meningkat, Ekspor Arwana Super Red Kalbar ke China Melonjak Tajam Dalam pertemuan strategis tersebut, Ria Norsan menekankan bahwa komoditas ikan siluk bukan sekadar hobi bagi para kolektor satwa eksotis. Lebih dari itu, budidaya arwana merupakan sektor investasi bernilai ekonomi tinggi yang mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal sekaligus mengharumkan nama Kalimantan Barat di kancah perdagangan perikanan global. Salah satu fokus utama yang disoroti oleh Gubernur adalah masalah sinkronisasi regulasi yang selama ini kerap menjadi rintangan bagi para pelaku usaha budidaya. Ria Norsan menyatakan akan segera berkoordinasi secara intensif dengan instansi vertikal terkait guna memastikan proses sertifikasi dan pengurusan dokumen izin angkut satwa dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan transparan. “Ikan Siluk kita memiliki kualitas terbaik di dunia. Pemerintah harus hadir memastikan para penangkar tidak terhambat oleh birokrasi yang berbelit. Kita ingin ekspor arwana Kalbar dapat melaju lebih cepat ke mancanegara,” ujar Ria Norsan. Untuk mewujudkan target peningkatan ekspor tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha melalui fasilitas keikutsertaan dalam ajang pameran dagang internasional dan festival budaya. Baca Juga: Jalur Ekspor Arwana Super Red Dibuka Lagi Lewat Bandara Internasional Supadio Pemprov Kalbar merencanakan penguatan promosi pasar ikan hias endemik ini secara spesifik menargetkan kawasan Asia Timur dan benua Eropa. Lebih lanjut, Ria Norsan juga mendorong adanya upaya riset bersama secara ilmiah untuk menjaga kemurnian genetik siluk lokal. Langkah pelestarian genetik ini dinilai sangat krusial agar ikan tersebut tetap memiliki nilai jual tinggi dan daya saing di tengah ketatnya pasar global. “Kita memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha ikan Siluk, termasuk mendorong riset dan penguatan kualitas agar Arwana Kalbar tetap menjadi primadona dunia,” jelasnya. Di sisi lain, Ketua APPS, Erik Hikmatul Basyir, menyambut baik komitmen pemerintah daerah tersebut dalam memfasilitasi kelancaran ekspor. “Selama ini kami banyak berjuang secara mandiri. Dengan dukungan langsung dari Bapak Gubernur, kami optimis ekonomi kerakyatan berbasis budidaya ikan hias ini akan naik kelas,” ujarnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK