faktakalbar

Bahasan Antar Langsung Bantuan hingga Dokumen Kependudukan untuk Korban Kebakaran Gang Sa'aman

Penulis: Redaksi Sunday, 21 December 2025 📖 1 menit
Bahasan Antar Langsung Bantuan hingga Dokumen Kependudukan untuk Korban Kebakaran Gang Sa'aman
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota ( Pemkot ) Pontianak bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menimpa warga di Gang Sa’aman, Kelurahan Darat Sekip , Kecamatan Pontianak Kota. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan , turun langsung ke lokasi kejadian pada Sabtu (20/12/2025) untuk menyerahkan bantuan darurat sekaligus memastikan kondisi korban tertangani dengan baik. Baca Juga:  Pesan Tegas Bahasan di Harlah YAKORMA: Rawat Kerukunan, Bela Kebenaran Bukan Suku! Peristiwa kebakaran tersebut sebelumnya menghanguskan sebuah rumah di Jalan Teuku Umar sekira pukul 18.10 WIB, Jumat (19/12/2025). Bahasan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah adalah kewajiban mutlak saat warganya tertimpa musibah. “Setiap terjadi musibah kebakaran maupun bencana lainnya, Pemerintah Kota Pontianak akan turun langsung untuk melihat kondisi warga dan memastikan penanganan yang diperlukan,” ujar Bahasan. Pulihkan Dokumen Kependudukan Didampingi Dinas Sosial dan BPBD, Bahasan tidak hanya menyerahkan bantuan logistik berupa beras, tabung gas, peralatan dapur, kasur, dan pakaian. Pemkot Pontianak juga langsung mengganti dokumen administrasi penting milik korban yang hangus terbakar. “Selain itu kami juga menyerahkan dokumen kependudukan kepada keluarga korban berupa Kartu Keluarga dan KTP elektronik. Kami berharap keluarga korban kebakaran diberikan ketabahan,” jelas Bahasan. Baca Juga:  Buka Musorkot KONI, Bahasan: Prestasi Tak Bisa Parsial, Kuncinya Kolaborasi! Perhatian khusus juga diberikan kepada korban lanjut usia, Rasunah (85). Dinas Sosial diinstruksikan untuk melakukan pendampingan lanjutan guna memastikan lansia tersebut mendapatkan perlindungan sosial yang memadai. Terjadi Saat Salat Magrib Rasunah, korban selamat berusia 85 tahun, menceritakan bahwa api muncul saat seluruh penghuni rumah sedang melaksanakan salat Magrib. Ia menduga api berasal dari korsleting listrik yang dengan cepat menyambar bangunan kayu. “Waktu itu semua sedang salat... Tiba-tiba ada potongan kayu jatuh dan api sudah menyala serta cepat menjalar. Tapi tidak ada barang yang bisa diselamatkan. Baju, uang, semuanya habis terbakar,” tutur Rasunah lirih. Menyikapi hal ini, Bahasan mengimbau warga untuk waspada terhadap instalasi listrik tua di kawasan padat penduduk dan segera melapor jika menemukan potensi bahaya. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK