faktakalbar

Gubernur Kalbar 'Pusing', Koordinator Program Makan Gratis (MBG) Tumpang Tindih

Penulis: Redaksi Saturday, 20 September 2025 📖 1 menit
Gubernur Kalbar 'Pusing', Koordinator Program Makan Gratis (MBG) Tumpang Tindih
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Kepala daerah Kalimantan Barat, Ria Norsan , mengaku kebingungan dengan banyaknya pihak yang menjadi koordinator program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Ia menemukan tumpang tindih peran dari berbagai kalangan, yang berpotensi menghambat efektivitas program. Norsan menjelaskan, para koordinator MBG ini berasal dari beragam latar belakang, mulai dari masyarakat umum, partai politik , hingga unsur TNI dan Polri . Kondisi ini menciptakan kerumitan dalam proses koordinasi. "Ini yang saya pusing, koordinator MBG kebanyakan. Macam-macam ada. Dari umum, partai, TNI-Polri, ada semua. Jadi yang mana mau dituju ini," kata Norsan di Mapolda Kalbar, Jumat (19/9) seperti dikutip dari detikKalimantan . Melihat kondisi tersebut, Norsan mengaku terpaksa meminta pengurus di tingkat pusat untuk menunjuk satu koordinator tunggal di Kalbar. Baca Juga:   Gubernur Kalbar Sambut Kedatangan Ustadz Das’ad Latif dalam Rangkaian Acara di Pontianak Tujuannya agar ada satu pintu komunikasi yang jelas untuk menangani pelaksanaan program. "Kemarin saya menghubungi pusat, untuk menunjuk satu koordinator saja di Kalbar ini. Jadi kalau ada apa-apa kita mudah menghubungi untuk menindaklanjutinya," ujarnya. Ia menambahkan, koordinator tunggal sangat diperlukan untuk memastikan program berjalan optimal dan layak sampai ke penerima manfaat. Tanpa koordinasi yang baik, ia khawatir akan terjadi saling menyalahkan antarpihak yang terlibat. "Jadi koordinator yang ada ini kita panggil semua kemudian minta dari pusat menunjuk siapa satu koordinator MBG untuk mengkoordinir. Agar pelaksanaan pelayanan MBG terkoordinir dengan baik. Ini kan saling menyalahkan," ujar Norsan. Hingga saat ini, belum ada penunjukan koordinator tunggal sebagaimana yang ia minta kepada pihak pusat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK