faktakalbar

Gubernur Ria Norsan Raih Penghargaan Pembina BUMD Terbaik

Penulis: Redaksi Saturday, 17 May 2025 📖 2 menit
Gubernur Ria Norsan Raih Penghargaan Pembina BUMD Terbaik
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meraih penghargaan bergengsi sebagai The Best Region Head in Professionalism for Region Business Institution dalam ajang Forum dan Appreciation The Asian Post: The Best Regional Champion 2025. Acara ini berlangsung di Grand Ballroom Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis (16/5/2025), dengan mengangkat tema "Masa Depan BUMD di Tangan Kepala Daerah Baru." Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai mampu membina dan memajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang memiliki peran penting dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala daerah sebagai pemegang saham mayoritas BUMD diharapkan mampu menjaga kinerja dan tata kelola perusahaan daerah agar tetap profesional dan berkelanjutan. Baca Juga: Bupati Sambas Raih Penghargaan Kepala Daerah Paling Inspiratif 2025 dari The Asian Post Gubernur Ria Norsan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara, khususnya Infobank Media Group, Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA), serta Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah (PERBAMIDA). "Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya. Semoga forum ini menjadi ruang yang produktif untuk bertukar gagasan, membangun sinergi, dan memperkuat peran strategis BUMD dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Norsan. Lebih lanjut, Ria Norsan menyoroti kinerja BUMD perbankan Kalbar, yaitu PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar), yang menunjukkan performa positif. Pemerintah Provinsi Kalbar tercatat memiliki saham sebesar Rp871,3 miliar atau 48,91%. Pada Tahun Buku 2024, Bank Kalbar mencatatkan peningkatan laba sebesar Rp485,79 miliar, dengan dividen yang diberikan kepada Pemprov Kalbar mencapai Rp127,69 miliar. “Beberapa upaya yang dilakukan PT Bank Pembangunan Daerah Kalbar adalah inovasi melalui pemanfaatan teknologi informasi,” tambahnya. Untuk memperkuat struktur permodalan dan menjaga posisi sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Pemprov Kalbar akan menambah penyertaan modal sebesar Rp375 miliar selama lima tahun, mulai 2025 hingga 2029, dengan nilai tahunan sebesar Rp75 miliar. “Dengan penambahan penyertaan modal tersebut, saya berharap Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Barat dapat mendukung pengembangan usaha Bank Kalbar. Saya juga mengingatkan agar Bank Kalbar terus mengikuti perkembangan teknologi modern dan tetap berhati-hati dalam penyaluran kredit,” tegasnya. Norsan juga menyinggung kebijakan Presiden Republik Indonesia yang mendorong pembentukan koperasi desa/kelurahan, yang akan mendapatkan dana sebesar Rp3–5 miliar dari Bank Himbara. Namun, ia mengimbau agar dana tersebut dapat disalurkan melalui Bank Kalbar. “Koperasi Merah Putih akan diberikan pinjaman antara Rp3 sampai 5 miliar. Saya minta, kalau bisa, jangan di Bank Himbara atau bank lain, tapi taruhlah dana ini di Bank Pembangunan Daerah, yakni Bank Kalbar,” pintanya. Baca Juga: DPRD Kabupaten Sambas Gelar Paripurna Penetapan Rekomendasi LKPJ Bupati 2024, Dorong Pemkab Lebih Inovatif

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK