Waspada Penipuan! Hacker Retas WA Wakil Wali Kota Pontianak, Sebar Pesan Minta Uang
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Modus penipuan digital dengan meretas akun WhatsApp kembali memakan korban, kali ini menimpa
Wakil Wali Kota Pontianak
, Bahasan.
Nomor WhatsApp pribadi miliknya berhasil dikuasai oleh oknum tidak bertanggung jawab yang kemudian menggunakannya untuk mengirimkan pesan penipuan ke sejumlah kontak.
Baca Juga:
Waspada Hacker! Dukungan Windows 10 Dihentikan, Cek Risiko Keamanan & 3 Solusi
Pelaku mengirimkan pesan dengan modus meminjam uang secara mendadak. Salah satu bunyi pesan yang beredar adalah,
“Assalamu’alaikum, di rekening ada saldo 10 juta gak? Bisa pinjam dulu, nanti malam saya balikin.”
Menyadari akunnya telah dibajak, Bahasan segera memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa pesan tersebut adalah hoaks dan meminta masyarakat untuk mengabaikannya.
“Saya pastikan itu bukan saya. Nomor WhatsApp saya diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Saya imbau kepada semua pihak yang menerima pesan serupa untuk tidak menanggapi, apalagi mengirimkan uang,” tegas Bahasan, Selasa (21/10/2025).
Ia menceritakan kronologi awal peretasan. Akun WhatsApp miliknya tiba-tiba tidak bisa diakses.
Tak berselang lama, ia mulai menerima laporan dari beberapa rekan dan kenalan yang menerima pesan mencurigakan yang meminta sejumlah uang dari nomornya.
“Saya langsung kehilangan akses ke akun WhatsApp. Setelah dicek, ternyata pelaku sudah mengirim pesan ke beberapa orang. Untungnya, teman-teman cepat tanggap dan langsung mengkonfirmasi,” ungkapnya lega.
Kejadian WhatsApp Wakil Wali Kota Pontianak diretas ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat akan maraknya modus penipuan digital.
Baca Juga:
Hacker Bjorka Diduga Bocorkan 341 Ribu Data Polri, Balasan Atas Klaim Polri yang Berhasil Menangkap Dirinya?
Bahasan berpesan agar warga selalu waspada dan melakukan verifikasi ulang sebelum menuruti permintaan mencurigakan, meskipun berasal dari nomor yang dikenal.
“Jangan mudah percaya dengan pesan yang meminta uang, meskipun datang dari nomor orang yang kita kenal. Selalu pastikan kebenarannya melalui panggilan langsung atau pertemuan tatap muka,” pesannya.
Saat ini, upaya pemulihan akun sedang dilakukan. Masyarakat diimbau untuk tidak merespons pesan apa pun dari nomor WhatsApp Bahasan yang meminta uang atau data pribadi hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.