faktakalbar

Harga Bawang dan Telur di Sambas Turun, Beri Angin Segar untuk Masyarakat

Penulis: Redaksi Tuesday, 09 September 2025 📖 1 menit
Harga Bawang dan Telur di Sambas Turun, Beri Angin Segar untuk Masyarakat
Faktakalbar.id, SAMBAS - Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sambas terpantau relatif stabil pada Selasa, (9/9/2025). Data pemantauan dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan ( Diskumindag ) Sambas menunjukkan beberapa komoditas penting justru mengalami penurunan harga, memberikan sedikit kelonggaran bagi anggaran belanja masyarakat. Baca Juga: Harga Bawang Merah dan Tomat di Kota Sanggau Melonjak Signifikan, Pasokan Terpengaruh Cuaca Tak Menentu Komoditas yang harganya turun antara lain: Gula Pasir Curah: Turun dari Rp17.667/kg menjadi Rp17.000/kg. Telur Ayam Ras: Turun dari Rp30.000/kg menjadi Rp29.000/kg. Cabai Merah Besar: Turun dari Rp46.667/kg menjadi Rp45.000/kg. Bawang Merah: Mengalami penurunan signifikan dari Rp51.667/kg menjadi Rp47.333/kg. Bawang Bombay: Turun dari Rp24.667/kg menjadi Rp22.000/kg. Sementara itu, banyak kebutuhan pokok lainnya tetap stabil tanpa perubahan harga, di antaranya: Beras Premium (Double Coin): Rp17.500/kg Beras Medium (Burung Pipit): Rp15.500/kg Beras Lokal: Rp13.167/kg Minyak Goreng Curah: Rp19.000/liter Minyak Kita: Rp16.667/liter Minyak Premium: Rp22.000/liter Kedelai: Rp12.667/kg Daging Sapi Paha Belakang: Rp160.000/kg Daging Ayam Ras: Rp40.000/kg Cabai Merah Keriting: Rp40.000/kg Cabai Rawit Merah: Rp40.000/kg Bawang Putih: Rp33.667/kg Ikan Kembung: Rp30.000/kg Ikan Tongkol: Rp40.000/kg Secara keseluruhan, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sambas masih terkendali. Baca Juga: Operasi Pasar Murah Tahap III di Singkawang: Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau Penurunan harga pada beberapa komoditas seperti telur ayam, bawang merah, bawang bombay, cabai merah besar, dan gula pasir curah memberikan sinyal positif bagi daya beli masyarakat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK