faktakalbar

Update Harga Emas Antam Selasa 12 Mei 2026: Melonjak Rp 40.000 ke Level Rp 2.859.000 per Gram

Penulis: Dimas Tuesday, 12 May 2026 📖 1 menit
Update Harga Emas Antam Selasa 12 Mei 2026: Melonjak Rp 40.000 ke Level Rp 2.859.000 per Gram
Faktakalbar.id, NASIONAL - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Per pukul 09.30 WIB, harga emas Antam terpantau melonjak ke posisi Rp 2.859.000 per gram. Lonjakan ini tercatat sebesar Rp 40.000 dibandingkan dengan harga pembukaan pagi tadi yang masih berada di level Rp 2.819.000 per gram. Kenaikan drastis ini mengembalikan harga emas Antam ke tren penguatan yang kuat di pasar domestik. Emas batangan Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kg), memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk berinvestasi sesuai dengan budget yang dimiliki. Baca Juga:  Strategi Investasi Emas yang Tepat Saat Harga Melonjak: Jangan FOMO dan Terapkan Cost Averaging Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (12 Mei 2026) Berikut adalah daftar harga emas Antam per keping terbaru: 0,5 gram: Rp 1.479.500 1 gram: Rp 2.859.000 2 gram: Rp 5.658.000 3 gram: Rp 8.462.000 5 gram: Rp 14.070.000 10 gram: Rp 28.085.000 25 gram: Rp 70.087.000 50 gram: Rp 140.095.000 100 gram: Rp 280.112.000 250 gram: Rp 700.015.000 500 gram: Rp 1.399.820.000 1.000 gram (1 kg): Rp 2.799.600.000 Aturan Pajak Pembelian dan Buyback Baca Juga: Investasi Emas: Simak 7 Perbedaan Antara Emas Antam dan Emas UBS Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi emas Antam tetap dikenakan pajak sebagai berikut: Pajak Pembelian (PPh 22) 0,45 persen untuk pembeli dengan NPWP. 0,9 persen untuk pembeli tanpa NPWP. Setiap transaksi disertai bukti potong PPh 22. Pajak Penjualan Kembali (Buyback) Untuk transaksi buyback ke PT Antam dengan nilai di atas Rp 10 juta: 1,5 persen bagi pemilik NPWP. 3 persen bagi non-NPWP. Pajak dipotong secara langsung dari total nilai transaksi. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK