faktakalbar

Update Harga Emas Antam Selasa 5 Mei 2026: Anjlok Rp 35.000 ke Level Rp 2.760.000 per Gram

Penulis: Dimas Tuesday, 05 May 2026 📖 1 menit
Update Harga Emas Antam Selasa 5 Mei 2026: Anjlok Rp 35.000 ke Level Rp 2.760.000 per Gram
Faktakalbar.id, NASIONAL - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penurunan signifikan pada perdagangan Selasa (5/5/2026) per pukul 09. 15 WIB. Sempat dibuka di posisi Rp 2. 795. 000 per gram pada pagi hari, harga emas Antam kemudian merosot sebesar Rp 35.000 ke level Rp 2.760.000 per gram. Emas batangan logam mulia ini tersedia dalam berbagai pilihan berat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan investasi masyarakat. Baca Juga:  Strategi Investasi Emas yang Tepat Saat Harga Melonjak: Jangan FOMO dan Terapkan Cost Averaging Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (5 Mei 2026) Berikut adalah daftar harga emas Antam terbaru per pukul 09. 15 WIB: 0,5 gram : Rp 1. 430. 000 1 gram : Rp 2. 760. 000 2 gram : Rp 5. 460. 000 3 gram : Rp 8. 165. 000 5 gram : Rp 13. 575. 000 10 gram : Rp 27. 095. 000 25 gram : Rp 67. 612. 000 50 gram : Rp 135. 145.000 100 gram: Rp 270.212.000 250 gram: Rp 675.265.000 500 gram: Rp 1.350.320.000 1.000 gram (1 kg): Rp 2.700.600.000 Ketentuan Pajak Transaksi Baca Juga: Investasi Emas: Simak 7 Perbedaan Antara Emas Antam dan Emas UBS Berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi emas Antam dikenakan pajak sebagai berikut: Pajak Pembelian (PPh 22) 0,45 persen bagi pembeli yang memiliki NPWP. 0,9 persen bagi pembeli tanpa NPWP. Setiap transaksi akan disertai bukti potong PPh 22. Pajak Penjualan Kembali (Buyback) Berlaku untuk transaksi penjualan ke PT Antam dengan nilai di atas Rp 10 juta: 1,5 persen bagi pemilik NPWP. 3 persen bagi non-NPWP. Pajak dipotong secara langsung dari total nilai transaksi. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK