faktakalbar

Update Harga Emas Antam Kamis 7 Mei 2026: Naik Rp 17.000 ke Level Rp 2.840.000 per Gram

Penulis: Dimas Thursday, 07 May 2026 📖 1 menit
Update Harga Emas Antam Kamis 7 Mei 2026: Naik Rp 17.000 ke Level Rp 2.840.000 per Gram
Faktakalbar.id, NASIONAL - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren positif pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Per pukul 08.45 WIB, harga emas Antam terpantau menguat ke posisi Rp 2.840.000 per gram. Kenaikan ini tercatat sebesar Rp 17.000 dibandingkan harga pembukaan pagi tadi yang berada di level Rp 2.823.000 per gram. Logam mulia Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kg) yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan investasi Anda. Baca Juga:  Investasi Emas: Simak 7 Perbedaan Antara Emas Antam dan Emas UBS Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (7 Mei 2026) Berikut adalah daftar harga emas Antam terbaru berdasarkan data resmi Logam Mulia: 0,5 gram: Rp 1.470.000 1 gram: Rp 2.840.000 2 gram: Rp 5.620.000 3 gram: Rp 8.405.000 5 gram: Rp 13.975.000 10 gram: Rp 27.895.000 25 gram: Rp 69.612.000 50 gram: Rp 139.145.000 100 gram: Rp 278.212.000 250 gram: Rp 695.265.000 500 gram: Rp 1.390.320.000 1.000 gram (1 kg): Rp 2.780.600.000 Ketentuan Pajak Transaksi Emas Baca Juga: Strategi Investasi Emas yang Tepat Saat Harga Melonjak: Jangan FOMO dan Terapkan Cost Averaging Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi emas batangan dikenakan pajak dengan rincian berikut: Pajak Pembelian (PPh 22) 0,45 persen untuk pembeli dengan NPWP. 0,9 persen untuk pembeli tanpa NPWP. Pembeli akan menerima bukti potong PPh 22 untuk dasar pelaporan pajak. Pajak Penjualan Kembali (Buyback) Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta: 1,5 persen bagi pemilik NPWP. 3 persen bagi non-NPWP. Pajak akan langsung dipotong dari total nilai transaksi yang diterima. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK