faktakalbar

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1,9 Juta per Gram, Buyback Ikut Turun

Penulis: Redaksi Saturday, 07 June 2025 📖 1 menit
Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1,9 Juta per Gram, Buyback Ikut Turun
Faktakalbar.id, NASIONAL - Harga emas batangan Antam kembali mengalami penurunan pada Sabtu, (7 /6/2025). Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia , harga emas hari ini turun sebesar Rp 25.000 setelah sebelumnya juga turun Rp 9.000 per gram. Dengan penurunan tersebut, harga emas Antam saat ini berada di angka Rp 1.904.000 per gram, dari sebelumnya Rp 1.929.000 per gram. Tak hanya harga jual, harga buyback atau penjualan kembali juga ikut turun menjadi Rp 1.748.000 per gram. Baca Juga: Harga Emas Antam Anjlok Tajam di Tengah Libur Waisak, Terkoreksi Rp 23.000 per Gram Transaksi penjualan emas batangan dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Untuk penjualan kembali emas ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar: 1,5 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) 3 persen untuk yang tidak memiliki NPWP Pemotongan pajak tersebut dilakukan langsung dari total nilai transaksi buyback. Baca Juga: Freeport Indonesia Kirim Emas Batangan Perdana ke ANTAM, Perkuat Hilirisasi Tambang Nasional Berikut rincian harga emas Antam hari ini berdasarkan ukuran: 0,5 gram: Rp 1.002.000 1 gram: Rp 1.904.000 2 gram: Rp 3.748.000 3 gram: Rp 5.597.000 5 gram: Rp 9.295.000 10 gram: Rp 18.535.000 25 gram: Rp 46.212.000 50 gram: Rp 92.345.000 100 gram: Rp 184.612.000 250 gram: Rp 461.265.000 500 gram: Rp 922.320.000 1.000 gram (1 kg): Rp 1.844.600.000 Untuk pembelian emas batangan, juga dikenakan PPh 22 sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017, yaitu: 0,45 persen untuk pemegang NPWP 0,9 persen untuk non-NPWP Setiap pembelian emas akan disertai dengan bukti potong PPh 22. Baca Juga: Harga Emas Bertahan di Atas US$3.300, Dipicu Tiga Sentimen Global

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK