faktakalbar

Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-November 2025 Ditetapkan, Umur 10-20 Tahun Tembus Rp 3.358/Kg

Penulis: Redaksi Monday, 10 November 2025 📖 1 menit
Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-November 2025 Ditetapkan, Umur 10-20 Tahun Tembus Rp 3.358/Kg
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar ( TBS ) Sawit Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah menetapkan rincian harga terbaru. Sesuai hasil penetapan untuk periode I-November 2025, yang mencakup pembayaran TBS Sawit periode 1-7 November 2025, harga acuan tertinggi kembali mengalami penyesuaian. Baca Juga: Daftar Harga TBS Sawit Resmi Periode III Oktober 2025, Tertinggi Rp3.479/Kg Berdasarkan data yang dirilis Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalbar, harga TBS Sawit Kalbar untuk kelompok umur emas, yakni 10 – 20 tahun, ditetapkan menjadi Rp 3.358,25/Kg. Sementara itu, harga untuk kelompok umur lainnya juga telah ditetapkan secara rinci. Harga terendah dimulai dari sawit umur 3 tahun yang ditetapkan sebesar Rp 2.513,61/Kg. Harga ini kemudian berangsur naik seiring bertambahnya usia tanam. Untuk sawit umur 4 tahun dipatok Rp 2.683,15/Kg, umur 5 tahun Rp 2.863,60/Kg, dan umur 6 tahun Rp 2.953,46/Kg. Selanjutnya, sawit umur 7 tahun ditetapkan seharga Rp 3.061,69/Kg, umur 8 tahun Rp 3.155,58/Kg, dan umur 9 tahun Rp 3.207,12/Kg, sebelum mencapai harga puncaknya di kelompok umur 10-20 tahun. Untuk tanaman yang lebih tua, harga sawit umur 21 tahun ditetapkan Rp 3.302,11/Kg, umur 22 tahun Rp 3.287,76/Kg, dan umur 23 tahun Rp 3.211,52/Kg. Baca Juga: Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar Periode September 2025 Ditetapkan Naik Rp21,67/Kg Harga untuk sawit umur 24 tahun adalah Rp 3.106,86/Kg dan umur 25 tahun Rp 3.008,67/Kg. Penetapan harga TBS Sawit Kalbar ini juga didasarkan pada komponen lainnya, di mana harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp 14.025,99/Kg, dan harga Kernel (inti sawit) Rp 12.458,46/Kg, dengan Indeks K 92,12%. Penting untuk dicatat bahwa harga ini merupakan harga acuan resmi dari pemerintah. Pemberitaan ini sesuai dengan harga Dinas Perkebunan, bisa jadi harga di lapangan akan berbeda. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK