Giallorossi Menggila! Hasil AS Roma vs Celtic 3-0, Evan Ferguson Borong Dua Gol
Faktakalbar.id, OLAHRAGA -
Kunjungan AS Roma ke Skotlandia berakhir dengan kemenangan telak.
Hasil AS Roma vs Celtic dalam lanjutan Liga Europa 2024/2025 di Celtic Park pada Jumat (12/12/2025) dini hari WIB, memperlihatkan dominasi total tim tamu dengan skor 3-0.
Kemenangan telak
Giallorossi
diwarnai oleh penampilan gemilang striker muda, Evan Ferguson.
Penyerang lincah tersebut memborong dua gol di babak pertama yang sukses meruntuhkan mental tuan rumah.
Hasil buruk ini menjadi mimpi buruk bagi pelatih baru Celtic, Wilfried Nancy.
Ia kini mencatatkan rekor negatif sebagai manajer pertama
The Hoops
yang kalah dalam dua laga awalnya.
Kekalahan ini membuat suasana Celtic Park berubah suram. Sebagian besar suporter bahkan sudah meninggalkan stadion sebelum laga benar-benar usai.
Baca Juga:
Cetak Gol ke-8 Musim Ini, Performa Antony Bawa Real Betis Menang di Liga Europa
Blunder Awal dan Aksi Evan Ferguson
Tanda-tanda kehancuran Celtic sudah terlihat sejak menit-menit awal pertandingan.
Laga baru berjalan enam menit, gawang tuan rumah yang dijaga Kasper Schmeichel sudah bobol.
Bek Celtic, Liam Scales, melakukan blunder fatal saat mencoba mengantisipasi sepak pojok.
Sundulannya yang salah arah justru bersarang ke gawang sendiri dan memberi Roma keunggulan cepat.
Tertinggal satu gol membuat mental pemain Celtic goyah, situasi yang dimanfaatkan dengan sempurna oleh pasukan Daniele De Rossi.
Evan Ferguson kemudian menjadi momok menakutkan. Setelah sempat membentur tiang, ia akhirnya mencetak dua gol tambahan sebelum turun minum, memastikan Roma unggul 3-0 di babak pertama.
Baca Juga:
Drama di Piala Super Eropa 2025: PSG Paksa Tottenham ke Adu Penalti Usai Comeback Dramatis 2-2
Drama Penalti Gagal dan Kritik Joe Hart
Celtic sebenarnya memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan di masa
injury time
babak pertama.
Wasit memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah. Namun, eksekusi Arne Engels gagal membuahkan hasil.
Sepakannya hanya membentur bagian dalam tiang gawang, membuang momentum kebangkitan.
Memasuki babak kedua, Celtic melakukan tiga pergantian pemain sekaligus.
Kelechi Iheanacho sempat mencetak gol, namun dianulir wasit karena
offside
.
Nasib serupa juga dialami penyerang Roma, Leon Bailey.
Golnya tidak disahkan wasit, membuat skor 3-0 untuk kemenangan tim tamu bertahan hingga laga bubar.
Mantan kiper Celtic, Joe Hart, memberikan kritik pedas. Ia menyebut kondisi klub saat ini seperti sebuah drama sinetron (
opera sabun
).
"Rasanya seperti sebuah opera sabun. Musim lalu adalah musim yang luar biasa tetapi mereka tidak mengatasi masalah yang ada, dan kesenjangan itu makin melebar," kata Joe Hart dalam analisisnya di
TNT Sports
.
Sementara itu, Wilfried Nancy mengakui bahwa timnya kalah segalanya dari wakil Italia.
"Kenyataannya adalah kami tidak mampu mengimbangi intensitas mereka," ujar Nancy kepada
TNT Sports
. Ia menolak menyalahkan nasib buruk di awal laga, namun mengakui sulit untuk bangkit dari ketertinggalan tiga gol.
Kekalahan telak ini membuat posisi Celtic untuk lolos ke babak
play-off
Liga Europa kini berada di ujung tanduk.
(*Drw)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.