faktakalbar

Hasil Mukerprov PBSI Kalbar: Porprov, Kejurprov, dan Kejurnas Jadi Agenda 2026

Penulis: Redaksi Monday, 17 November 2025 📖 1 menit
Hasil Mukerprov PBSI Kalbar: Porprov, Kejurprov, dan Kejurnas Jadi Agenda 2026
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia ( PBSI ) Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) pada Minggu (16/11) malam. Dalam musyawarah itu, PBSI Kalbar fokus membahas program kerja tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan prestasi bulutangkis daerah, Senin (17/11/25). Baca Juga:   SMKN 9 Pontianak Dominasi Lomba Gerak Jalan Tarkam Kemenpora, Sabet Juara 1 dan 2 Sekretaris PBSI Kalbar, Effendi Ridwan, menyampaikan hasil Mukerprov menyepakati beberapa agenda pembinaan prestasi dan organisasi yang akan dilaksanakan 2026 mendatang. Untuk pembinaan prestasi, agenda yang disepakati diantaranya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Sementara di bidang organisasi, disepakati untuk melaksanakan Sosialisasi Sistem Informasi (SI) PBSI ke Kabupaten Kota, Pelatihan Wasit, hingga pengaktifan kepengurusan PBSI daerah yang sudah habis masa baktinya. Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, menjelaskan tujuan musyawarah ini adalah untuk saling memberikan ide dan masukan demi kemajuan bulutangkis Kalimantan Barat ke depan. Baca juga:   554 Atlet Bulutangkis Berlaga di Wali Kota Pontianak Open “Saya apresiasi teman-teman pengurus PBSI Kabupaten Kota pada Mukerprov PBSI. Pertemuan ini juga sebagai jalan kita untuk memajukan olahraga bulutangkis di Kalbar,” ujarnya. Musyawarah Kerja Provinsi PBSI Kalimantan Barat ini diikuti oleh 12 Pengurus PBSI Kabupaten dan Kota, yang seluruhnya memberikan pandangan terhadap persoalan pembinaan serta upaya untuk memajukan olahraga bulutangkis. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK