faktakalbar

Hati-hati! Banyak Lubang di Ruas Jalan Jembatan Kapuas Dua Kubu Raya

Penulis: Redaksi Monday, 24 March 2025 📖 3 menit
Hati-hati! Banyak Lubang di Ruas Jalan Jembatan Kapuas Dua Kubu Raya
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Jalan berlubang banyak ditemui di Jembatan Kapuas Dua, Kubu Raya , memaksa para pengemudi untuk memperlambat laju kendaraannya.  Lubang-lubang tersebut sudah lama ada, tetapi hingga kini belum juga diperbaiki, menjelang arus mudik dan arus balik Idulfitri (Lebaran) 2025 belum ada tanda-untuk diperbaiki. Baca juga:  Nelayan Kubu Raya Resah, Ikan Impor Mengancam Pasar Lokal Jembatan Kapuas Dua dikelola oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN)  kementerian Pekerjaan Umum (PU) wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan pantauan Fakta Kalbar, jalan berlubang ditemukan di kedua sisi jalan Desa Kapur dan Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (23/03/2025).  [gallery size="large" ids="28028,28029,28030"] Kerusakan terjadi tepat di sambungan Jembatan Kapuas, ditambah dengan kerusakan aspal di arah Desa Kapur yang membuat kondisi jalan semakin berbahaya. Baca juga:  Polres Kubu Raya Tangkap Tiga Bapak Ayam dalam Kasus TPPO Lubang di atas jembatan ini cukup dalam, dengan kedalaman sekitar 15 cm. Kondisi ini berpotensi membahayakan kendaraan bermuatan berat dan pengendara roda dua yang melintas.  Terutama karena terdapat tiga titik kerusakan di jalur tersebut mengingat jembatan ini merupakan akses utama transportasi dari arah trans kalimantan menuju kota pontianak dan sebaliknya. Baca juga:  Seorang Dokter Gigi Pontianak Masuk DPO Polda Kalbar [caption id="attachment_28023" align="alignnone" width="1600"] Suasana di Jembatan Kapuas Dua, terlihat banyak kendaraan yang melintas. Foto: Istimewa.[/caption] Nampak sejumlah kendaraan yang melintas dari arah Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya ke Kota Pontianak, terutama kendaraan besar. Kendaraan-kendaraan tersebut terpaksa harus berjalan pelan.  Terkadang juga pengemudi bisa tiba-tiba mengerem secara mendadak demi menghindari hentakan yang dapat mengakibatkan kerusakan kendaraan bahkan berpotensi pada kecelakaan. Baca juga:  Dokter Gigi DPO Polda Kalbar, Kantor Tour dan Travel Kosong Chandra, petugas kepolisian pos lalu lintas simpang 4 Desa Kapur mengatakan kerusakan pada jembatan itu berdampak menghambat arus lalu lintas. Macet pun jadi tidak terhindarkan di arah naik dan turun jembatan ketika sedang ramai arus kendaraan. Ia menambahkan kerusakan tersebut sempat diperbaiki sekitar bulan oktober tahun 2024 namun hanya bagus sebentar, rusak lagi sampai saat ini Minggu (,23/03) tidak pernah diperbaiki lagi. Baca juga:  Pemkab Melawi Diduga Potong TPP ASN untuk Bayar Utang Daerah Rp147 Miliar Menurut keterangan petugas kepolisian tersebut memang belum ada laporan resmi kecelakaan.  Namun, warga sekitar sering bercerita ada insiden yang terjadi di malam hari ketika jalan sudah sepi.  Joni, warga sekitar jembatan memberikan keterangan bahwa sudah banyak pengendara roda dua yang jatuh dan mengalami kerusakan motor terutama pada malam hari ketika arus kendaraan sepi, "Pada malam hari pas sepi otomatis banyak kendaraan motor yang laju, itulah yang sering terjadi kecelakaan. Apalagi pas aspal rusak di turunan dari Kota Pontianak, mereka rem mendadak dan terjatuh,” ujarnya. Baca juga:  Dua Wanita Pontianak Terlibat Penyelundupan Sabu Lewat Sandal Wedges, Diamankan di Bandara Kubu Raya “Pernah ada yang meninggal tahun lalu disitu cuma saya tidak tahu pasti detail kejadiannya, rata-rata mereka tidak lapor polisi" , sambung Joni. Chandra, petugas pos lalu lintas lainnya, serta warga di sekitar simpang Desa Kapur berharap Kementerian PU segera memperbaiki ruas jalan yang rusak dan berlubang di Jembatan Kapuas Dua. Terlebih saat ini mendekati libur Lebaran 2025 sehingga diperkirakan arus kendaraan semakin meningkat, "Satuan lalu lintas Polres Kubu Raya sudah sering berkoordinasi dan berkirim surat kepada kementerian PU namun sampai saat ini belum di respon", tambahnya. Untuk warga yang menjadi korban atau mengalami kerusakan akibat kondisi jembatan Kapuas Dua diharapkan menghubungi redaksi Fakta Kalbar di Nomor Whatsapp +62 859-4740-1579, kita bantu meminta ganti rugi kepada instansi yang bertanggung jawab. (Dhn)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK