faktakalbar

Helikopter Water Bombing BNPB Berhasil Padamkan Enam Hektare Karhutla di Jambi

Helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana memadamkan enam hektare area kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi, Kamis (3/9/2026). Pengerahan satgas udara tersebut menyasar titik api yang sulit dijangkau oleh pengerahan…

Penulis: Natash Friday, 04 September 2026 📖 1 menit
Helikopter Water Bombing BNPB Berhasil Padamkan Enam Hektare Karhutla di Jambi
Helikopter water bombing milik BNPB melakukan pemboman air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi, Kamis (3/9/2026). (Dok. Ist)

Helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana memadamkan enam hektare area kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi, Kamis (3/9/2026).

Pengerahan satgas udara tersebut menyasar titik api yang sulit dijangkau oleh pengerahan pasukan darat.

Operasi pemadaman dari udara menjadi krusial dalam menekan laju kebakaran pada kawasan lahan gambut yang tebal.

Secara keseluruhan, estimasi luasan area yang terbakar pada hari tersebut mencatatkan angka seluas 47,5 hektare.

Sebanyak 37 hektare dari total area terbakar berhasil dipadamkan melalui operasi kombinasi darat dan udara.

"Kalau hari ini ada perkembangan dari Satgas Udara, mungkin ada pelebaran sedikit saja area terbakarnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah.

Bachyuni menyebut kondisi lahan gambut membuat proses penyekatan darat tidak bisa masuk ke seluruh titik lokasi.

"Karena kondisinya memang gambut, semalam sudah kita lakukan upaya membuat sekat, namun ada daerah yang tidak bisa kita sekat karena alat berat tidak bisa masuk," jelas Bachyuni.

Selain water bombing, pemerintah sempat menggelar Operasi Modifikasi Cuaca sejak 26 Agustus hingga 2 September 2026.

Operasi modifikasi cuaca telah menghabiskan sebanyak 8.000 kilogram natrium klorida melalui delapan kali sortie penerbangan.

Namun, keterbatasan awan hujan berdasarkan prakiraan BMKG hingga 10 September menjadi kendala utama pelaksanaan modifikasi cuaca.

Oleh karena itu, pengoptimalan helikopter pemadam serta patroli darat menjadi tumpuan utama penanganan karhutla saat ini.

Pemantauan satelit menunjukkan terdapat 182 titik hotspot yang tersebar di wilayah hukum Provinsi Jambi.

Sebanyak 34 titik hotspot di antaranya terkonfirmasi memiliki tingkat kepercayaan atau kepastian indikasi api yang tinggi.

BNPB berkomitmen terus menyiagakan armada udara untuk mendukung penanggulangan karhutla hingga kondisi lapangan benar-benar terkendali.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK