faktakalbar

Hidupkan Kembali Sejarah, Pemkot Pontianak Renovasi Tugu Jam Tiga Muka

Penulis: Redaksi Tuesday, 14 October 2025 📖 1 menit
Hidupkan Kembali Sejarah, Pemkot Pontianak Renovasi Tugu Jam Tiga Muka
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pemerintah Kota ( Pemkot ) Pontianak akan segera merenovasi kawasan Tugu Jam Tiga Muka, sebuah peninggalan bersejarah dari era kolonial Belanda pada masa pemerintahan Sultan Hamid II. Tugu yang dibangun pada tahun 1937 ini akan dipercantik dan difungsikan kembali sebagai salah satu ikon cagar budaya di Kota Pontianak. Baca Juga: Edi Kamtono: RPJMD Baru Jadi Dasar Pembangunan Pontianak Hingga 2030 Tugu yang terletak di persimpangan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Rahadi Usman ini akan ditata ulang agar kembali memancarkan pesonanya. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa setelah pemangkasan pohon di sekitar area tugu, penataan akan difokuskan pada keindahan taman dan pencahayaan. “Kalau siang akan terlihat bagus dengan tanaman bunga, dan malam hari akan indah dengan pencahayaan lampu di sekitar tugu. Karena ini peninggalan sejarah, jamnya juga akan kami hidupkan kembali,” ujarnya, Selasa (14/10/2025). Edi menjelaskan, rencana renovasi Tugu Jam Tiga Muka sebenarnya sudah dirancang sejak lama, namun sempat tertunda. Baca Juga: Gubernur Kalbar Ria Norsan Siap Dukung Pembangunan Pontianak Demi Tingkatkan IPM Menurutnya, proyek ini tidak akan memerlukan anggaran besar karena struktur utama bangunan masih dalam kondisi sangat baik. “Bangunannya masih bagus, hanya tertutup tanaman dan pohon. Jadi cukup dengan pengecatan dan penataan ulang agar tugu kembali terlihat,” pungkasnya. Selain Tugu Jam, Pemkot Pontianak juga tengah menata sejumlah bangunan bersejarah lainnya untuk mengembalikan bentuk aslinya, termasuk gedung kantor pos lama yang kini dikelola oleh pihak ketiga. “Kami minta agar kantor pos dikembalikan seperti bentuk aslinya karena itu juga bangunan bersejarah,” tambahnya. Proses renovasi Tugu Jam Tiga Muka diharapkan dapat mengembalikan nilai historis dan estetika kawasan tersebut, menjadikannya sebagai salah satu destinasi yang menarik bagi warga maupun wisatawan di Kota Pontianak. Baca Juga: Edi Kamtono: Kebijakan Pembangunan Pontianak Untuk Kesejahteraan Masyarakat (*Red/Kominfo/Prokopim)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK