faktakalbar

Hilang Dua Hari, Warga Toho Ilir Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Air Mati

Penulis: Redaksi Tuesday, 02 December 2025 📖 2 menit
Hilang Dua Hari, Warga Toho Ilir Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Air Mati
Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Operasi pencarian orang hilang di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah , akhirnya membuahkan hasil, namun membawa kabar duka. Eko Sugianto (41), warga Desa Toho Ilir yang dilaporkan hilang sejak Minggu sore, berhasil ditemukan petugas dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa pagi (2/12/2025). Baca Juga: Geger Penemuan Mayat di Sungai Kapuas Meliau, Diduga Korban Tenggelam Jasad korban ditemukan tergeletak dengan posisi terlentang di pinggiran Sungai Air Mati, Kecamatan Toho. Penemuan ini sekaligus mengakhiri upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh tim gabungan selama dua hari terakhir. Kapolsek Toho, Iptu Edi Marwan, membenarkan informasi terkait penemuan mayat di Sungai Air Mati tersebut. Ia menjelaskan bahwa jasad Eko Sugianto pertama kali ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Sat Polair Polres Mempawah, Basarnas, BPBD, serta personel Polsek Toho saat menyisir area sungai. “Sekitar pukul 07.50 WIB (pagi ini), korban berhasil ditemukan oleh petugas. Posisi penemuan mayat tidak begitu jauh dari lokasi ditemukannya sampan yang terakhir kali dipakai oleh korban saat beraktivitas di sungai,” terang Kapolsek Toho. Saat ditemukan, kondisi fisik korban masih utuh. Iptu Edi Marwan merinci bahwa korban masih mengenakan pakaian yang sama saat terakhir kali terlihat, yakni baju kaos dan celana pendek. “Kemudian dilakukan proses evakuasi terhadap mayat korban. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Kapolsek. Sebelumnya, petugas gabungan dibantu warga setempat telah memulai operasi pencarian sejak Senin pagi. Tim menyisir alur sungai dan area darat di sekitarnya. Namun, hingga Senin malam, tanda-tanda keberadaan korban belum terlihat, hingga akhirnya titik terang muncul pada Selasa pagi. Baca Juga: Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas Gegerkan Warga Tanjung Batu Pemangkat Terkait penyebab kejadian naas ini, pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari saksi dan keluarga. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kuat dugaan korban mengalami kecelakaan tunggal akibat kondisi kesehatan. “Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga dan warga setempat, korban ini menderita penyakit epilepsi. Jadi kemungkinan penyakit korban kambuh pada saat beraktivitas di pinggir sungai hingga akhirnya jatuh dan tenggelam,” pungkas Iptu Edi Marwan. Peristiwa penemuan mayat di Sungai Air Mati ini menjadi pengingat bagi warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di area rawan seperti tepian sungai tanpa pendampingan. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK