faktakalbar

HMI Sambas Dorong Pembentukan KPPAD Pasca Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Penulis: Redaksi Monday, 26 May 2025 📖 1 menit
HMI Sambas Dorong Pembentukan KPPAD Pasca Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur
Faktakalbar.id, SAMBAS - Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) Cabang Sambas menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang kembali mengguncang Kabupaten Sambas. Kasus memilukan ini melibatkan seorang siswi sekolah dasar yang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh enam orang. Dalam perkembangan penyelidikan, pihak Polres Sambas telah mengamankan lima orang terduga pelaku, termasuk dua di antaranya yang masih berstatus anak di bawah umur. Ketua HMI Cabang Sambas, Farhan, menilai kasus ini sebagai tanda gentingnya kondisi perlindungan terhadap perempuan dan anak di wilayah tersebut. Baca Juga: HMI Sambas Siap Awasi Janji Gubernur Kalbar soal Kelanjutan Proyek Waterfront “Peristiwa memilukan ini mencerminkan betapa rapuhnya sistem perlindungan terhadap anak dan perempuan di daerah kita. Kasus demi kasus terus bermunculan, namun respons konkret dari pihak terkait, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), belum menunjukkan keberpihakan nyata kepada korban,” kata Farhan pada Senin (26/5/2025). Menurut HMI, langkah yang sejauh ini ditempuh oleh Dinas P3AP2KB masih sebatas retorika dan belum menyentuh akar persoalan secara menyeluruh, khususnya dalam upaya pencegahan serta penanganan kekerasan seksual. “Sudah saatnya Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas tidak hanya memberikan pernyataan, tetapi bertindak nyata. Kami mendesak agar segera dibentuk Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menciptakan ruang aman dan perlindungan hukum yang tegas,” tegas Farhan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan (OKP) dan pemerintah daerah, untuk turut serta dalam mengawal kasus ini serta memperkuat upaya kolektif dalam mencegah kekerasan terhadap kelompok rentan. “Stop kekerasan terhadap anak! Mari ciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak!” tutupnya. (DNS) Baca Juga: Dua Bakal Calon Resmi Ditetapkan Jelang Muswil IX KAHMI Kalbar 2025

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK