faktakalbar

Sutarmidji Angkat Bicara! Selama Menjabat Gubernur Tidak Pernah Ada Kesepakatan dengan Kepri Terkait Batas Wilayah

Penulis: Redaksi Monday, 14 July 2025 📖 1 menit
Sutarmidji Angkat Bicara! Selama Menjabat Gubernur Tidak Pernah Ada Kesepakatan dengan Kepri Terkait Batas Wilayah
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Ocehan dan penyangkalan Bupati Kabupaten Mempawah, Erlina yang merasa tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan batas wilayah dengan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terutama di tahun 2022 dengan terbitnya Surat Kemendagri yang menegaskan Pulau Pengekek Besar dan Pengekek Kecil sebagai bagian wilayah Kabupaten Bintan, Kepri menjadi tanda tanya besar dan terkesan lucu. Pasalnya, pada tahun 2022, suaminya Ria Norsan adalah Wakil Gubernur Kalbar. "Pada waktu itu, Kabupaten Mempawah tidak pernah dilibatkan dalam diskusi apa pun terkait pemindahan kedua pulau tersebut," kata Erlina, baru-baru ini. Gubernur Kalbar Periode 2018-2023, Sutarmidji , angkat bicara. Kepada Faktakalbar.id pada Minggu (13/7) menyatakan bahwa selama kepemimpinannya tidak pernah ada pembahasan apalagi kesepakatan dengan Provinsi Kepri tentang batas wilayah. "Seingat saya selama saya menjabat Gubernur, tak pernah ada buat kesepakatan dengan Kepri tentang batas. Yang ada kesepakatan tentang kerjasama peningkatan layanan publik, karena masalah yang dihadapi nelayan asal Kalbar tapi beroperasi masuk wilayah Kepri," jelas Sutarmidji. Baca Juga: Dua Pulau Mempawah Pindah ke Kepri, Bupati Erlina Mengaku Tak Pernah Dilibatkan Pemprov. Wagub Kalbar Saat Itu Siapa Ya Bu? Namun Sutarmidji juga mengungkapkan tentang kesepakatan yang pernah dibuat Pemprov Kalbar dengan Pemprov Kepri, namun bukan di periode kepemimpinannya sebagai Gubernur Kalbar. "Seingat saya ada kesepakatan 2014. Jadi ibu bupati kan masih jadi ketua PKK waktu itu, ya pastilah tak dilibatkan," seloroh Sutarmidji. Ini memang terdengar lucu karena Sutarmidji secara tak langsung mengingatkan bahwa di tahun 2014, Bupati Kabupaten Mempawah saat itu adalah Ria Norsan, yang tak lain suami dari Erlina. Di akhir komentarnya, Sutarmidji menyarankan Pemprov Kalbar di bawah kepemimpinan Ria Norsan saat ini harus terbuka menjelaskan tentang dua pulau, yaitu Pengekek Besar dan Kecil kepada masyarakat. "Jelaskan apa adanya berdasarkan fakta-fakta dengan dokumen yang ada, sehingga jangan terkesan saling menyalahkan." Sarannya. (*red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK