faktakalbar

Hubungkan Desa Tapen dan Suti Semarang, Lokasi Jembatan Gantung Mulai Ditinjau

Penulis: Redaksi Monday, 02 February 2026 📖 1 menit
Hubungkan Desa Tapen dan Suti Semarang, Lokasi Jembatan Gantung Mulai Ditinjau
Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Rencana pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Desa Tapen dan Desa Suti Semarang kini memasuki tahap peninjauan lokasi, Minggu (1/2/2026). Proyek ini dirancang untuk memutus isolasi geografis yang selama ini membatasi mobilitas warga di wilayah Kecamatan Suti Semarang, Kabupaten Bengkayang. Baca Juga: Resmikan Jembatan Gantung Sekayam, Brigjen TNI Purnomosidi: Solusi Akses Warga Perbatasan Selama ini, akses transportasi antar kedua desa tersebut masih sangat terbatas. Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi permanen agar warga memiliki akses transportasi yang lebih aman dan efisien dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Perencanaan Berbasis Kebutuhan Lapangan Monitoring peninjauan lokasi dilakukan secara mendalam untuk memastikan aspek teknis dan sosial terpenuhi. Tim teknis turun langsung melihat kondisi medan guna menentukan titik koordinat jembatan yang paling strategis bagi masyarakat. Selain mempermudah pergerakan orang dan barang, infrastruktur ini ditujukan untuk mempermudah akses warga menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan. Keberadaan jembatan gantung ini diperkirakan akan memberikan dampak besar pada peningkatan roda perekonomian di Kabupaten Bengkayang. Baca Juga: Tali Penahan Putus, Warga Nanga Mahap Bertaruh Nyawa Lintasi Jembatan Gantung Rusak Melalui peninjauan yang matang, diharapkan perencanaan pembangunan tepat sasaran dan sesuai dengan harapan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mempercepat ketersediaan akses transportasi yang layak di wilayah perbatasan guna menjamin kesejahteraan warga secara merata. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK