faktakalbar

Hujan Deras Picu Longsor di Tambang Timah Pemali, 6 Tewas dan 1 Masih Dicari

Penulis: Redaksi Sunday, 08 February 2026 📖 1 menit
Hujan Deras Picu Longsor di Tambang Timah Pemali, 6 Tewas dan 1 Masih Dicari
Faktakalbar.id, BANGKA – Bencana tanah longsor melanda area pertambangan timah di Desa Pemali, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Peristiwa nahas yang terjadi pada Kamis (5/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB ini dipicu oleh cuaca ekstrem di wilayah tersebut. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) , hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama menyebabkan kondisi tanah di lokasi pertambangan menjadi labil hingga terjadi longsoran. Situasi diperparah dengan meluapnya air sungai ke area permukiman dan lokasi aktivitas tambang, yang sempat menghambat proses evakuasi awal. Baca Juga:  Bencana Awal Februari: Banjir Rendam 443 Rumah di Lampung, Longsor Terjang Kupang dan Bandung Barat Dampak dari insiden ini cukup fatal. Sebanyak enam orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material longsoran. Selain itu, empat orang lainnya dilaporkan selamat. Hingga Jumat (6/2), satu orang korban masih dinyatakan hilang dan dalam status pencarian. Upaya penanganan darurat terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Badan Pencarian dan Pertolongan, aparat kewilayahan, relawan, serta masyarakat setempat. Fokus utama tim saat ini adalah mengevakuasi korban yang diduga masih tertimbun. Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan mengerahkan tiga unit alat berat atau excavator untuk memindahkan material tanah. Situasi di lokasi kejadian juga terus dalam pemantauan ketat guna mengantisipasi potensi longsor susulan. Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem, BNPB Minta Pemda Siaga Pasca Rentetan Kejadian Bencana Terbaru (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK