faktakalbar

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Ratusan Warga Agam Mengungsi Akibat Banjir Bandang

Sebuah anomali cuaca di tengah musim kemarau memicu terjadinya bencana banjir bandang di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, pada akhir pekan lalu.

Penulis: Natash Monday, 20 July 2026 📖 1 menit
Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Ratusan Warga Agam Mengungsi Akibat Banjir Bandang
Kondisi permukiman warga yang terdampak material lumpur usai dilanda banjir bandang luapan aliran sungai pada malam hari.

Sebuah anomali cuaca di tengah musim kemarau memicu terjadinya bencana banjir bandang di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, pada akhir pekan lalu.

Luapan air bah yang membawa material lumpur tersebut menerjang kawasan permukiman Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa bencana ini dipicu oleh tingginya curah hujan di kawasan hulu daerah tangkapan air.

Kondisi tersebut diperparah oleh pendangkalan yang terjadi di sepanjang aliran Sungai Batang Tumayo sehingga debit air tidak tertampung dan meluap ke perkampungan.

Berdasarkan data asesmen sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, sedikitnya 90 kepala keluarga terdampak langsung luapan lumpur tersebut.

Kepanikan sempat terjadi ketika air mulai naik secara tiba-tiba sehingga sebanyak 450 jiwa terpaksa harus dievakuasi dan mengungsi untuk sementara waktu.

Tim reaksi cepat gabungan dari pemerintah daerah langsung terjun ke lokasi untuk membantu mengevakuasi kelompok rentan menuju posko penampungan yang lebih aman.

Situasi genangan luapan air di wilayah permukiman dilaporkan mulai berangsur surut saat waktu menunjukkan pergantian hari menjelang dini hari.

Penurunan debit air genangan tersebut membuat sebagian besar warga yang berada di pengungsian memutuskan untuk kembali membersihkan rumah masing-masing.

Tim lapangan BPBD Kabupaten Agam saat ini masih terus melakukan pendataan lanjutan terkait total kerusakan infrastruktur imbas terjangan banjir bandang di Kabupaten Agam ini.

BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, baik yang berupa kekeringan ekstrem maupun curah hujan lokal yang sangat ekstrem.

Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga darurat guna mempercepat proses evakuasi jika sewaktu-waktu bencana serupa kembali melanda permukiman mereka.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK