faktakalbar

Indosat Dukung Rencana Internet Cepat 60 Mbps

Penulis: Redaksi Tuesday, 13 January 2026 📖 1 menit
Indosat Dukung Rencana Internet Cepat 60 Mbps
Faktakalbar.id, NASIONAL - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyatakan siap mendukung rencana pemerintah yang menargetkan kecepatan internet nasional mencapai 60 Mbps pada tahun 2026. Manajemen Indosat menilai target ini sangat penting agar masyarakat bisa menikmati akses digital yang lebih merata. Chief Legal Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, menyambut baik kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital ( Komdigi ) tersebut. Baca Juga:  Cara Menonaktifkan WhatsApp Sementara Tanpa Mematikan Data Internet untuk Android dan iPhone Ia menganggap langkah ini dapat meningkatkan kualitas konektivitas sesuai kebutuhan masyarakat modern. “Kebijakan ini merupakan langkah positif untuk mendorong pemerataan akses digital dan memastikan kualitas konektivitas yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah,” ujar Reski di Jakarta, Jumat (9/1/2026). Perlu Dukungan Regulasi Reski mengingatkan bahwa selain kecepatan, kestabilan jaringan juga memegang peran kunci. Ia menyebut Indosat terus memperluas jangkauan sinyal 4G dan 5G ke berbagai pelosok untuk mendukung hal tersebut. Namun, Reski menekankan bahwa Indosat membutuhkan dukungan ekosistem agar target internet cepat ini tercapai. Ia menyoroti pentingnya ketersediaan frekuensi yang cukup serta harga perizinan yang terjangkau bagi operator seluler. Indosat mengajak pemerintah dan pelaku industri untuk bekerja sama secara erat. Menurut Reski, kolaborasi yang baik akan membuat layanan internet berkualitas bisa dinikmati masyarakat secara berkelanjutan. Baca Juga: Update Bencana Hidrometeorologi Humbahas: 6 Meninggal, BNPB Pasang Internet Starlink “Indosat memandang pencapaian target broadband nasional sebagai agenda kolaboratif yang memerlukan kemitraan erat antara pemerintah dan industri, dengan kerangka regulasi yang seimbang antara kepentingan publik dan keberlangsungan industri, agar pemerataan kualitas layanan dapat terwujud secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*Sari)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK