Ingin Rumah Sakitnya Naik Kelas, Pemkab Balangan 'Berguru' Zona Integritas ke RSUD Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Prestasi Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie
Kota Pontianak
dalam meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) menjadi magnet bagi daerah lain.
Pemerintah
Kabupaten Balangan
, Kalimantan Selatan, secara khusus melakukan kunjungan kerja untuk mempelajari resep sukses penerapan Zona Integritas di rumah sakit milik
Pemkot Pontianak
tersebut, Senin (1/12/25).
Baca Juga:
Libatkan Oknum Aparat, Pengadilan Militer Pontianak Periksa 360 Ribu Batang Rokok Ilegal
Rombongan yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Sufrianor, diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, di Ruang Rapat Wali Kota.
Sufrianor mengakui bahwa saat ini rumah sakit di daerahnya tengah berjuang keras untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Alhamdulillah, rumah sakit kami saat ini sedang berproses menuju WBK. Karena itu, kami ingin belajar di RSUD Kota Pontianak. Mudah-mudahan apa yang diharapkan Pemerintah Daerah Balangan, khususnya rumah sakit kami, dapat terwujud,”
ujar Sufrianor.
Sufrianor tak segan memuji kemajuan Kota Pontianak yang dinilainya sudah setara kota metropolitan.
Baginya, kunjungan ini adalah kesempatan emas bagi Balangan yang baru berusia 22 tahun untuk menyerap ilmu birokrasi yang lebih matang.
Merespons hal tersebut, Sekda Kota Pontianak, Amirullah, menyambut terbuka inisiatif studi tiru ini. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan RSUD SSMA meraih predikat WBBM dalam waktu relatif singkat adalah buah dari konsistensi layanan dan pengawasan ketat.
Baca Juga:
Tak Kapok Meski Ribuan Dibakar, Satpol PP Kembali Sita Puluhan Layangan di Pontianak Timur
“Kami boleh mengklaim bahwa apa yang dicapai rumah sakit tersebut tidak memakan waktu lama, dan memang sudah semestinya demikian. Kalau tidak percaya, silakan dilihat langsung,”
tantang Amirullah dengan percaya diri.
Sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUD, Amirullah membeberkan salah satu kunci suksesnya adalah evaluasi rutin setiap tiga bulan. Hal ini memastikan setiap celah pelayanan dapat segera diperbaiki.
Meski demikian, Amirullah tetap merendah dan berharap kunjungan ini menjadi ajang saling tukar wawasan.
“Siapa tahu dari hasil diskusi nanti, ternyata Balangan lebih lihai dari Pontianak. Jadi mohon kami juga dibantu dengan hal-hal yang bisa dibagi,”
pungkasnya.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.