Insiden di Tambang Ilegal Simpang Serosah, Satu Penambang Meninggal Dunia Tertimpa Pohon
Faktakalbar.id, KUANTAN SINGINGI –
Nasib naas menimpa seorang warga Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten
Kuantan Singingi
, Riau.
Pria tersebut dilaporkan meninggal dunia secara tragis saat tengah melakukan aktivitas sebagai penambang emas ilegal di kawasan Ujung Lobuah, Simpang Serosah.
Baca Juga:
Dua Penambang Emas di Perbatasan Singkawang-Bengkayang Tewas Tertimbun Longsor
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Jumat (28/11/2025). Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban yang diketahui merupakan warga asli tempatan tersebut sedang fokus mencari emas.
Ia menggunakan metode tradisional atau yang biasa dikenal oleh masyarakat setempat dengan istilah
stingkai
.
Di tengah aktivitasnya, tanpa disangka sebuah bencana terjadi. Sebuah pohon kelapa yang tumbuh di dekat lokasi penambangan mendadak tumbang. Pohon tersebut jatuh tepat mengenai tubuh korban yang sedang bekerja di bawahnya.
Kerasnya hantaman batang pohon membuat situasi di lokasi menjadi panik. Warga sekitar dan rekan sesama penambang yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas berusaha memberikan pertolongan.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Korban diduga mengalami luka berat yang sangat fatal akibat tertimpa pohon.
Ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian setempat segera merespons laporan mengenai insiden kecelakaan yang menelan korban jiwa di lokasi tambang tanpa izin tersebut.
Kasat Reskrim Polres Kuansing, Iptu Gery Timur, saat dihubungi awak media membenarkan adanya informasi terkait insiden yang menimpa penambang emas ilegal itu.
Melalui pesan singkat, Iptu Gery menyampaikan apresiasinya atas laporan masyarakat dan berjanji akan melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa ini.
"Terima kasih informasinya, kami akan usut tuntas," tulis Iptu Gery.
Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai identitas lengkap korban.
Baca Juga:
Wisata Labuan Bajo Terancam, KPK Temukan Tambang Emas Ilegal di Pulau Sebayur Besar
Polisi juga belum membeberkan kronologi detail hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), karena proses penyelidikan dan pengumpulan data di lapangan masih terus berlangsung.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.