Jemput Peluang Proyek Strategis Nasional, Insinyur Muda Kalbar Sambut Kesempatan Kerja di Kawasan Industri Pulau Penebang
Faktakalbar.id, PONTIANAK
– Kalimantan Barat, sebagai provinsi terluas kedua di Indonesia, tengah memasuki era pembangunan yang masif. Dengan empat dari sembilan
Proyek Strategis Nasional
(PSN) di Pulau Kalimantan berada di wilayahnya, kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknik dipastikan melonjak drastis.
Kondisi ini membuka peluang emas bagi Talenta Insinyur Muda Kalbar untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
Merespons tantangan tersebut,
PT Dharma Inti Bersama (DIB)
, selaku pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) yang merupakan salah satu PSN, meluncurkan inisiatif nyata.
PT DIB
menggelar Program ODP KIPP (
Operations Development Program
) sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan SDM lokal.
“Kegiatan ODP ini menjadi bukti peran positif swasta terhadap pembangunan SDM daerah, tidak semata pembangunan fisik semata namun juga SDM yang akan membangunnya,” demikian keterangan PT DIB, Jumat (12/12/).
Baca Juga:
Kelabuhi Petugas, Pengedar Sabu di Mempawah Sembunyikan Barang Bukti dalam Botol Deodoran
Operations Development Program
(ODP) ini secara tegas memprioritaskan penyerapan dan maksimalisasi tenaga kerja asli Kalimantan Barat.
KIPP hadir tidak hanya untuk membangun industri, tetapi juga untuk membuka jalur karier yang jelas bagi putra-putri daerah.
Kegiatan ODP ini dilangsungkan di Ruang Konferensi
Universitas Tanjungpura
(Untan) pada awal Desember 2025. Acara tersebut sukses mengumpulkan ratusan kandidat putra daerah dari berbagai kabupaten.
Para kandidat ini selanjutnya akan mendapatkan pembekalan yang sangat intensif, mencakup:
Penguatan
leadership
dan
technical skill
.
Exposure
ke praktik dan teknologi industri modern.
Kesempatan memperoleh pengalaman belajar di luar negeri, seperti Tiongkok.
Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi
Walk-in Interview
. Mereka tidak hanya sekadar membawa CV, tetapi juga menunjukkan tekad kuat untuk ambil bagian dalam pembangunan tanah kelahiran. Bagi mereka, ODP DIB adalah peluang besar untuk menjadi
engineer
muda di industri strategis.
Baca Juga:
PT DIB Gandeng IPB, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Nelayan Pelapis Lewat Budidaya Ikan
Salah satu pelamar,
Robin
, yang menempuh perjalanan panjang hingga berjam-jam naik kapal dari Kayong Utara, mengungkapkan harapannya.
“Program ini bisa mewujudkan mimpi saya sebagai seorang
engineer
. Saya berharap dapat mengembangkan karier di KIPP. Melalui ODP ini, para
fresh graduate
seperti saya punya kesempatan dan dipersiapkan untuk bersaing serta membangun jalur karir yang lebih jelas kedepannya,” ucap Robin.
Saat ini,
69 persen
tenaga kerja yang terserap di
KIPP
adalah pekerja yang berasal dari Kalimantan Barat, dan angka ini akan terus diupayakan untuk meningkat.
Dengan semakin banyaknya tenaga kerja setempat yang terserap, diharapkan timbul
multiplier effect
bagi Kabupaten Kayong Utara. Hal ini secara langsung akan berkontribusi pada peningkatan
Indeks Pembangunan Manusia
(IPM) Kayong Utara.
PT DIB
sebagai pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang, yang merupakan pusat pengolahan bauksit terintegrasi untuk produksi alumina dan aluminium, menegaskan bahwa visi perusahaan melampaui sekadar pembangunan fisik pabrik.
Baca Juga:
Rokok Ilegal Terbongkar di Pelabuhan Dwikora, Tokoh Hingga DPRD Dukung Ultimatum Menkeu Bubarkan Bea Cukai
KIPP bertekad menjadi lokomotif kemajuan yang tidak hanya menghasilkan produk berkualitas global, tetapi juga mencetak generasi insinyur muda Kalimantan Barat yang kompeten.
Melalui investasi pada SDM lokal,
PT DIB
meyakini bahwa pembangunan industri yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan seiring, menciptakan masa depan yang cerah bagi Kayong Utara dan Kalimantan Barat.
(*Red)
Tag:
#Kalimantan Barat
#PSN
#KIPP
#tenaga kerja lokal
#Insinyur Indonesia
#Operation Development Program
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.