faktakalbar

Fitur Paling Ditunggu: Instagram Akhirnya Uji Coba Link Aktif yang Bisa Diklik di Caption

Penulis: Dimas Monday, 23 March 2026 📖 2 menit
Fitur Paling Ditunggu: Instagram Akhirnya Uji Coba Link Aktif yang Bisa Diklik di Caption
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Setelah bertahun-tahun menjadi permintaan utama komunitas pengguna, Instagram akhirnya mulai melunak. Platform visual milik Meta ini dikabarkan tengah menguji fitur yang memungkinkan tautan ( link ) disisipkan langsung ke dalam caption unggahan dan dapat diklik oleh audiens. Selama ini, pengguna Instagram hanya bisa membagikan tautan melalui bio profil atau stiker di Instagram Stories. Keterbatasan ini melahirkan tren kalimat "link in bio" yang ikonik namun sering dianggap kurang praktis oleh para kreator dan audiens. Baca Juga: Cara Mudah Hapus Akun Instagram Secara Permanen Eksklusif untuk Pengguna Meta Verified Untuk saat ini, fitur link di caption Instagram masih dalam tahap eksperimen terbatas. Meta mengonfirmasi bahwa uji coba ini hanya tersedia bagi pengguna yang berlangganan layanan Meta Verified (centang biru berbayar). Langkah ini diduga sebagai bagian dari strategi Meta untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan setianya. Biaya langganan Meta Verified sendiri dibanderol sekitar 14,99 dollar AS (sekitar Rp 254.000) per bulan. Baca Juga: Tips Instagram: Cara Membuat Tulisan di DM Instagram Menjadi Besar dan Bold Agar Terlihat Lebih ‘Ngegas’ Batasan 10 Link per Bulan Meski disambut antusias, fitur ini masih memiliki beberapa batasan selama masa uji coba: Kuota Terbatas: Kreator dilaporkan hanya bisa menambahkan maksimal 10 link aktif per bulan. Akses Aplikasi: Link biru yang aktif sejauh ini terpantau hanya bisa diklik melalui aplikasi Instagram di ponsel, sementara versi web mungkin belum mendukung penuh. In-App Browser: Saat diklik, tautan akan membuka jendela situs web secara langsung di dalam aplikasi Instagram tanpa harus berpindah ke browser eksternal. Dampak bagi Kreator dan Layanan Pihak Ketiga Jika nantinya dirilis secara luas, fitur ini berpotensi mengubah cara interaksi di platform tersebut. Selama ini, banyak kreator mengandalkan layanan pihak ketiga seperti Linktree untuk mengumpulkan banyak tautan dalam satu halaman. Dengan adanya tautan langsung di setiap postingan, alur perjalanan audiens menjadi lebih singkat. Namun, karena adanya batasan jumlah link bulanan, layanan "link in bio" diprediksi akan tetap relevan untuk menyimpan arsip tautan jangka panjang. Kepala Instagram , Adam Mosseri, sebelumnya sempat menolak fitur ini karena khawatir karakter platform akan berubah dari visual menjadi berorientasi pada konten luar. Namun, dengan kebutuhan sumber pendapatan baru melalui Meta Verified, arah kebijakan Instagram tampak mulai bergeser demi memenuhi kebutuhan fungsional para penggunanya. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK