faktakalbar

Wali Kota Pontianak Tinjau IPA Nipah Kuning, Pastikan Layanan Air Bersih Stabil

Penulis: Redaksi Thursday, 05 March 2026 📖 1 menit
Wali Kota Pontianak Tinjau IPA Nipah Kuning, Pastikan Layanan Air Bersih Stabil
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak , Edi Rusdi Kamtono , meninjau langsung operasional intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Nipah Kuning, Kecamatan Pontianak Barat , guna memastikan optimalisasi layanan air bersih bagi masyarakat, Rabu (4/3/2026). Baca Juga:   Edi Kamtono: RKPD 2027 Pontianak Harus Jawab Tantangan Lahan dan Anggaran Fasilitas yang dikelola oleh PDAM Tirta Khatulistiwa ini telah mulai beroperasi sejak Februari setelah melalui tahap perbaikan pada tahun lalu. Saat ini, IPA Nipah Kuning sedang memasuki tahap uji coba operasional ( commissioning ) dengan kapasitas produksi awal berada di kisaran 302 liter per detik dari total kapasitas rancangan sebesar 360 liter per detik. Berdasarkan hasil pengujian teknis, kualitas air yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan standar, dengan nilai pH tercatat di angka 6,9 serta tingkat kekeruhan yang berada dalam ambang batas normal. Edi Rusdi Kamtono, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menyatakan bahwa peningkatan kapasitas ini akan berdampak langsung pada kuantitas dan kontinuitas pasokan air. Baca Juga:  Duduk Perkara Dana Hibah Pilwako: Bawaslu Pontianak Bantah Korupsi, Klaim Murni Masalah Administrasi Fokus Atasi Keluhan Warga Pontianak Barat Kehadiran IPA Nipah Kuning difokuskan untuk menjawab keluhan warga di wilayah Pontianak Barat terkait tekanan dan kejernihan air yang selama ini sering terjadi. Pemerintah Kota Pontianak berharap infrastruktur baru ini mampu memperluas jangkauan layanan hingga ke lebih banyak rumah pelanggan. "Dengan hadirnya IPA baru, insya Allah kualitas layanan air bersih di Pontianak Barat dan sekitarnya akan semakin baik, stabil, dan menjangkau lebih banyak keluarga," ujar Edi menutup peninjauannya. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK