faktakalbar

IPOWU International Meeting di Pontianak, Bahas Kesejahteraan Buruh Sawit

Penulis: Redaksi Friday, 12 September 2025 📖 1 menit
IPOWU International Meeting di Pontianak, Bahas Kesejahteraan Buruh Sawit
Faktakalbar.id, PONTIANAK –  The 3rd International Palm Oil Workers United (IPOWU) International Meeting resmi dibuka di Hotel Aston Pontianak , Jumat, (12/9/2025). Forum internasional ini mengangkat isu penting terkait kerja layak di perkebunan kelapa sawit melalui dialog yang melibatkan pekerja, organisasi buruh, dan pemangku kepentingan. Sesi bertajuk “Multi Stakeholders Dialogue: Building a Shared Commitment to Decent Work in Palm Oil Plantations” menjadi wadah strategis untuk membahas kebijakan rantai pasok, kesetaraan gender, dan dampak agrokimia terhadap pekerja. Menteri Ketenagakerjaan saat membuka acara menegaskan pentingnya keseimbangan antara keberlanjutan industri dan perlindungan tenaga kerja. “Industri kelapa sawit memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Karena itu, penting untuk terus menjaga keseimbangan antara keberlanjutan industri dan kesejahteraan pekerja,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kemnaker. Baca Juga:   Polemik Penertiban Kebun Sawit: Satgas PKH Diminta Cermat, Jangan Abaikan Sertifikat ISPO Ia juga menekankan perlunya memperkuat komunikasi antara pekerja dan pengusaha. “Dialog sosial yang konstruktif dapat menciptakan lingkungan kerja yang layak sekaligus mendorong produktivitas industri sawit,” tambahnya. Menurut data Kemnaker , jumlah pekerja sawit di Indonesia mencapai 16,5 juta orang . Forum ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi nyata untuk peningkatan kesejahteraan dan perlindungan pekerja sawit. Di akhir sambutannya, ia menegaskan bahwa komitmen bersama adalah kunci. “Kerja layak bukan hanya tentang hak pekerja, tetapi juga fondasi untuk keberlanjutan industri sawit Indonesia di masa depan,” pungkasnya. (GG)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK