Istana Klaim Stok Pangan dan Obat Bencana Sumatera Cukup, Benarkah Distribusi Sudah Tembus ke Wilayah Terisolir?
Faktakalbar.id, NASIONAL
– Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan pernyataan resmi terkait kondisi logistik bagi korban bencana di Sumatera Utara dan Aceh.
Usai mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto, pihak Istana mengklaim bahwa ketersediaan kebutuhan dasar di lapangan sudah dalam kondisi aman.
Dalam keterangannya di Pangkalan Udara TNI AU Soewondo, Medan, Sabtu (13/12/2025), Prasetyo menegaskan bahwa pengecekan telah dilakukan terhadap stok pangan hingga obat-obatan.
"Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat semua juga kami cek, stok kita mencukupi, kebutuhan pangan mencukupi, kemudian kebutuhan terhadap pakaian, obat-obatan juga semua selalu diupayakan untuk didorong," kata Prasetyo Hadi.
Baca Juga:
Duka Sumatera Makin Dalam, Korban Tewas Tembus 1.016 Jiwa dan Ratusan Masih Hilang
Akui Ada Kendala Lapangan
Meski mengklaim stok aman, Mensesneg tidak
menampik
bahwa proses distribusi di lapangan masih menghadapi tantangan.
Ia menyebutkan masih terdapat sejumlah kendala dalam menjangkau seluruh titik, meskipun secara umum wilayah terdampak diklaim sudah dapat diakses.
Fokus pemerintah saat ini juga diarahkan pada pengecekan pasokan air bersih, terutama di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang yang menjadi salah satu lokasi
terdampak
parah.
Status Fasilitas Kesehatan
Terkait pelayanan medis, Prasetyo menguraikan kondisi terkini rumah sakit di area bencana.
Menurutnya, mayoritas fasilitas kesehatan vital tersebut sudah kembali beroperasi melayani korban.
"Hampir seluruh rumah sakit di wilayah terdampak telah kembali berfungsi, meskipun belum seluruhnya beroperasi secara optimal," ujarnya.
Pernyataan pemerintah ini menjadi acuan bagi penanganan pascabencana, di mana Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar seluruh elemen, baik TNI, Polri, maupun relawan, wajib memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan secepat mungkin.
Baca Juga:
Kelapa Sawit Tidak Dapat Menggantikan Hutan: Dampak Deforestasi pada Daur Air dan Banjir Sumatera
(*Mira)
Tag:
#distribusi bantuan
#Mensesneg Prasetyo Hadi
#logistik bencana
#Aceh Tamiang
#Bencana Sumatera
#Penanganan Pengungsi
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.