faktakalbar

I’tikaf Ramadan 1447 H di Masjid Mujahidin Pontianak

Penulis: Redaksi Thursday, 12 March 2026 📖 1 menit
I’tikaf Ramadan 1447 H di Masjid Mujahidin Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Remaja Mujahidin Kalimantan Barat menggelar rangkaian ibadah i’tikaf di Masjid Raya Mujahidin mulai 10 hingga 19 Maret 2026. Kegiatan ini memfasilitasi umat Islam di Kota Pontianak untuk memaksimalkan ibadah pada 10 malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah. Panitia memulai rangkaian agenda setiap malam pukul 21.00 WIB hingga menjelang waktu subuh. Program i’tikaf ini menghadirkan kajian khusus, qiyamul lail (salat malam), sahur bersama, hingga sesi muhasabah akhir Ramadan. Ketua Umum Remaja Mujahidin, Ridho Ramadhan, menjelaskan bahwa program ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Panitia juga memastikan kesiapan area ibadah bagi jamaah perempuan yang ingin menetap di masjid. Baca Juga:  Jelang Idul Fitri, Warga Pontianak Tetap Minati Belanja Baju Lebaran Secara Offline “Bukan hanya laki-laki saja yang i’tikaf, perempuan juga boleh. Insyaallah kami dari remaja masjid akan melayani jamaah sebaik mungkin,” ujar Ridho. Antusiasme jamaah terlihat tinggi sejak malam pertama pelaksanaan. Salah seorang warga, Gun Mayudi, mengaku sengaja memboyong anaknya untuk mengikuti i’tikaf di masjid terbesar di Kalimantan Barat ini demi menumbuhkan semangat ibadah sejak dini. “Sekarang alhamdulillah bisa i’tikaf bersama anak. Malah anak saya yang paling semangat,” kata Gun Mayudi. Baca Juga:  Pendaftaran Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 Dibuka, Anak Rantau Merasa Sangat Terbantu Bagi warga yang ingin mengikuti i’tikaf, panitia mengimbau untuk menjaga kebersihan dan ketertiban area utama masjid. Masjid Raya Mujahidin sendiri memiliki daya tampung hingga 9.000 jamaah, menjadikannya pusat kegiatan Ramadan paling representatif di Pontianak. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK