Jadi Pilot Project Nasional, Menteri Koperasi Resmikan Torasera di Kubu Raya
Faktakalbar.id, KUBU RAYA
– Pendirian Torasera di Kalimantan Barat diproyeksikan menjadi standar baru dalam pengelolaan
logistik
koperasi di tingkat desa.
Pusat distribusi ini bertugas menyuplai kebutuhan harian masyarakat, termasuk komoditas bersubsidi seperti minyak goreng dan LPG 3 kilogram.
Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Pemerintah pusat akan menggunakan praktik operasional di Torasera Kalimantan Barat sebagai acuan untuk menyusun model bisnis,
feasibility study
, serta
manual
operasional yang akan direplikasi secara nasional.
Baca Juga:
Toko Rakyat Serba Ada di Jalan Poros Sungai Durian Kini Jadi Pusat Pasokan Koperasi Desa
Menteri Koperasi,
Ferry Juliantono
, menekankan pentingnya kesiapan sistem dalam pengelolaan koperasi.
“Torasera ini menjadi model awal yang sangat penting. Satu Torasera dapat menjangkau kurang lebih 100 Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Ini sejalan dengan harapan Bapak Presiden agar koperasi desa tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga siap secara operasional,” ujarnya.
Secara teknis, Torasera didukung oleh tenaga profesional serta sistem digitalisasi pada bagian kasir dan inventori.
Pencatatan barang dilakukan secara
real time
melalui
dashboard
khusus yang memudahkan pengawasan berkelanjutan oleh pemerintah.
Selain fungsi distribusi, Torasera juga berperan sebagai wadah pemasaran produk UMKM lokal dan penyerap tenaga kerja dari kalangan generasi Z serta milenial. Ferry Juliantono mendorong anak muda untuk tidak ragu terjun ke dunia produksi melalui jalur koperasi.
“Koperasi harus menjadi pilihan dan kebanggaan anak muda. Jangan takut berproduksi, karena hasilnya sudah memiliki pasar yang jelas melalui Torasera dan Koperasi Desa Merah Putih,” tegas Ferry Juliantono.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyatakan komitmennya untuk mengawal pengembangan Torasera ini sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.
Baca Juga:
Muatan Mobil Tersangkut, Pelaku UMKM Jadi Korban Portal Roboh di Sungai Pinyuh
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.