Jaga Ekosistem Pesisir, Penanaman Mangrove Skala Nasional Digelar di Mempawah
Faktakalbar.id, MEMPAWAH –
Kepala Staf Kodam (Kasdam)
XII/Tanjungpura
, Brigjen TNI Putra Widyawinaya, turut serta dalam kegiatan penanaman mangrove berskala nasional di wilayah pesisir Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Dalam acara yang digelar pada Jumat (8/8/2025) tersebut, Kasdam mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq.
Baca Juga:
Puji Kekompakan Tim, Kapolri Sebut Sinergitas Jadi Senjata Utama Atasi Karhutla Kalbar
Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang bertujuan untuk merehabilitasi hutan mangrove serta meningkatkan kesadaran publik akan vitalnya pelestarian lingkungan pesisir.
Inisiatif ini menegaskan komitmen bersama antara berbagai lembaga negara untuk melindungi ekosistem dari ancaman abrasi dan dampak perubahan iklim.
Mewakili Kodam XII/Tpr, Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) XII/Tpr, Letkol Inf Agung Widi Palupi, dalam keterangannya pada Sabtu (9/8/2025) mengungkapkan bahwa acara ini adalah wujud nyata sinergi antara aparat negara, pemerintah, dan masyarakat.
“Mangrove adalah garda depan kita dalam menghadapi perubahan iklim. Ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Letkol Inf Agung Widi Palupi lebih lanjut menegaskan komitmen penuh TNI, khususnya Kodam XII/Tanjungpura, dalam mendukung setiap upaya konservasi alam.
Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian integral dari tugas pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.
Baca Juga:
Kapolri dan Menteri LHK Tiba di Kalbar, Fokus Tiga Agenda Utama: Mangrove, Pangan Murah, dan Karhutla
Upaya ini sejalan dengan program-program teritorial untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat.
“TNI siap bersinergi dalam menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tugas pengabdian kepada negara dan rakyat,” tegasnya.
Penanaman ribuan bibit mangrove ini diharapkan memberikan dampak ganda.
Selain berfungsi sebagai benteng alami untuk melindungi garis pantai, program ini juga dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ekosistem mangrove yang sehat akan menjadi habitat bagi berbagai biota laut, yang pada akhirnya dapat menopang sumber pendapatan bagi warga pesisir.
Baca Juga:
Kapolri Serahkan Bantuan Alsintan kepada Petani Jagung di Bengkayang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Upaya pelestarian lingkungan pesisir ini menjadi agenda prioritas bersama.
"Penanaman mangrove ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk konservasi, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui ekosistem yang lebih sehat dan produktif," tutupnya.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.